Mahasiswa Wajib Kuliah Lima Tahun

 445 total views,  2 views today

PALEMBANG – Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 49 Tahun 2014, dalam pasal 17 yang membuat peraturan bahwa masa studi. Bagi mahasiswa program sarjana (S1) dan diploma 4 (D4) maksimal 5 tahun. Namun kebijakan Kemendikbud RI tersebut dinilai belum jelas. Oleh sebab itulah, perguruan tinggi belum membuat kebijakan target sistem kredit yang harus diselesaikan mahasiswa setiap semester.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Dr HM Idris mengatakan, dengan akan adanya peraturan tentanng masa studi lima tahun untuk S1 bagi mahasiswa, pemberlakuannya belum jelas, namun apabilah memang diterapkan pihaknya akan mempersiapkannya peraturan tersebut dari sekarang.

“Jika memang peraturan ini diberlakukan, mahasiswa akan dibebani target SKS dalam setiap semester. Memang dibanding dulu ada sedikit perubahan sistem kredit mahasiswa, kalau dulu IPK mahasiswa 2,9 sudah bisa dapat 24 SKS, kalau sekarang harus IPK 3,5,” katanya, Selasa (23/9).

Ia mengatakan, dengan adanya rencana penerapan untuk batas waktu kuliah sebagai upaya percepatan mahasiswa dalam mengejar peningkatan prestasi. Maka mahasiswa harus dituntut lebih serius untuk menyelesaikan mata kuliah, sehingga bisa selesai tepat waktu.

“Kita akan mengenalkan sistem ini kepada mahasiswa angkatan 2014/2015, sebab bukan tidak mungkin mereka bisa selesai tahun 2020 nanti. Kami akan mempersiapkan rencana tersebut karena jika tidak disiapkan akan tertinggal,” dijelaskannya.

Dengan adanya kebijakan tersebut, membuat sejumlah mahasiswa kwatir. Seperti yang di ungkapkan oleh Yuli, mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam, IAIN Raden Fatah Palembang. Ia menjelaskan sangat keberatan dengan  masa kuliah di perguruan tinggi dibatasi maksimal 5 tahun saja.

“Jika memang peraturan itu diterapkan, saya sangat tidak setuju. Karena jurusan saya ini banyak yang lulus lebih dari lima tahun. Apalagi kalau kita mengikuti anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) si­buk kegiatan, takutnya lebih dari ketentuan,” katanya.

Mahasiswi lainnya, Zulaifah mengatakan, dengan akan diterapkannya sistem tersebut mebuat dirinya was-was. Karena mendengar dari kakak tingkat bahwa jurusannya banyak lebih dari lima tahun baru bisa menyelesaikan studinya.
“Kita sangat tidak setuju dengan peraturan pemerintah yang akan menetapkan program sarjana (S1) dan diploma 4 (D4) maksimal 5 tahun karen ini akan membebankan mahasiswa seperti kita. Apalagi mahasiswa sekarang banyak yang mengikuti kegiatan organisasi di kampus,” kata mahasiswa UMP angkatan 2014 itu.

TEKS  : AMINUDDIN

EDITOR :RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster