Gedung Balai Uji Empat Lawang dipenuhi Semak Belukar

 347 total views,  2 views today

Gedung Balai Uji, Dishubkominfo Empat Lawang yang dipenuhi semak Belukar | Dok KS

Gedung Balai Uji, Dishubkominfo Empat Lawang yang dipenuhi semak Belukar | Dok KS

EMPAT LAWANG – Gedung Balai Uji milik Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Empat Lawang, kini kondisinya terbengkalai. Pantauan Kabar Sumatera, Senin (22/9), kondisi gedung tersebut sudah rusak parah setelah beberapa tahun tak di fungsikan lagi.

Balai Uji itu dibangun sekitar tahun 2009 dilahan seluas satu hektar di Desa Merkati Jaya (Trans 3B), Kecamatan Tebing Tinggi. Bangunan berdinding beton, berukuran lebih kurang 200 meter dengan lebar sekitar 20 meter dan panjang 10 meter, kini terlihat kusam menyisahkan kerusakan hampir 70 persen.

Selain itu, sebagian besar kaca pecah, kusen, rangka baja dan atap jenis multiroof banyak hilang. Bangunan pun, sudah ditumbuhi semak belukar karena tak pernah lagi di fungsikan. “Pernah ditempati sebagai Kantor Dishubkominfo, itu setahun setelah dibangun. Tetapi entah kenapa, sekarang ditinggalkan terbengkalai saja,” kata Indra (43), warga Kelurahan Tanjung Kupang ketika dibincangi, Senin (22/9).

Ironisnya lagi, sampai sekarang Kantor Dinshubkominfo Empat Lawang sendiri masih mengontrak dan berpindah-pindah bahkan pernah di rumah warga. Kini Kantor Dishubkominfo Empat Lawang, menempati eks rumah makan di Kelurahan Tanjung Kupang.

“Ini disayangkan, padahal bisa dimanfaatkan untuk kantor. Kan sayang sudah dibangun dibiarkan terbengkalai dan rusak, kesannya tidak ada perencanaan dan membuang anggaran saja,” sesalnya.

Sumber lain koran ini menyebutkan, alasan tidak ditempatinya Balai Uji Dishub itu karena letaknya tidak cocok. Selain jauh dari jalan lintas, tidak ada kendaraan seperti angkutan desa (Angdes) dan lainnya mau melakukan uji KIR kendaraan disana.

“Harusnya lokasi balai uji di dekat terminal, tapi terminalnya saja belum ada,” kata sumber tadi seraya menyebut rencana pembangunan terminal sendiri sempat ada tetapi baru sebatas membuka lahan saja di Jalan Lingkar.

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) saat dikonfirmasi tak menampik, ada penyesalan dibangunnya gedung balai uji di Desa 3B. Menurut HBA, harusnya pembangunan dilakukan pada lokasi cocok agar bermanfaat bagi masyarakat.

Namun kata HBA, pembangunan Balai Uji itu dibangun bukan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Empat Lawang melainkan bantuan dari pemerintah pusat. “Itukan kurang tepat bangunan gedungnya, makanya tidak dipergunakan. Kemudian ketika pembangunannya pihak pemkab tidak dilibatkan,” jelasnya.

HBA menambahkan, agar SKPD lebih mendetail setiap rencana pembangunan bantuan pusat maupun propinsi. Seperti kantor dan pelayanan umum dapat digunakan dan dinikmati masyarakat serta tidak terbengkalai.

Selain Kantor Dishubkominfo terang HBA, ada pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) di Desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi. Itu juga terbengkalai. “Kedepan akan kita kawal semua bantuan, agar pembangunan tidak terkesan asal-asalan saja,” janjinya.

 

TEKS            : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster