Duh, Rakyat Krisis Dewan Bagi-bagi Duit

 316 total views,  2 views today

Anggota DPRD Kota Palembang Saat Ikuti Rapat Paripurna

Ilustrasi Rapat Anggota Dewan | Foto : Bagus Kurniawan/KS

MURA – Ditengah masyarakat di Kabupaten Musi Rawas (Mura), sedang dalam kondisi krisis akibat anjloknya harga karet, 39 anggota DPRD Kabupaten Mura periode 2009-2014 mendapatkan rezeki nomplok.

Para wakil rakyat tersebut, diakhir masa jabatannya pada 29 September mendatang, mereka bakal mendapatkan uang purna bakti. Besarannya cukup fantastis, setiap anggota mendapatkan uang “jasa” enam bulan gaji pokok. Artinya dengan gaji pokok Rp 2,1 juta dikalikan enam bulan maka uang cash yang bakal diterima para wakil rakyat tersebut Rp 12,6 juta.

Sekretaris DPRD Kabupaten Mura, Marzuki Syamsu yang dikonfirmasi, Senin (22/9), tidak menampik kalau setiap dewan 2009-2014 baik yang terpilih kembali maupun tidak, akan menerima uang purna bakti. Setiap anggota dewan akan menerima Rp 2,1 juta, dikalikan enam bulan atau kisaran Rp 12,6 juta. “Uang yang diberikan tersebut, sudah dipotong pajak,” kata Marzuki, kemarin.

Menurut Marzuki, pemberian uang purna bakti kepada dewan tersebut, merupakan uang refresentasi pengabdiannya selama lima tahun. “Uang purna bakti tersebut diberikan dalam bentuk uang, bukan berbentuk barang,” tegasnya.

Masih menurutnya, uang purna bakti tersebut dibagikan setelah pelantikan anggota DPRD Kabupaten Mura periode 2014-2019. “Uang tersebut, akan kita bagikan setelah pelantikan anggota dewan yang baru,” paparnya.

Bagaimana dengan fasilitas lain yang dipinjamkan ke anggota dewan ? Marzuki menyebut, ada sejumlah fasilitas yang selama ini dipinjamkan ke anggota dewan. Diantaranya mobil dinas dan sepeda motor. Kendaraan dinas itu tegasnya, wajib dikembalikan. “Itu harus dikembalikan hari itu juga, akan kita usahakan,” tegasnya.

Jika kendaraan itu tak juga dikembalikan maka sesuai ketentuan terang Marzuki, maka sekretaris dewan (sekwan) akan meminta aparat terkait untuk menariknya secara paksa. “Kalau tidak dikembalikan kita meminta bantuan aparat. Mudah-mudahan, itu tidak sampai terjadi. Kita masih bersifat persuasif, agar dikembalikan secara baik-baik tanpa ada penarikan paksa,” harapnya.

Terpisah anggota DPRD Mura periode 2009-2014 yang terpilih kembali diperiode selanjutnya, Toyeb Rakembang mengakui bahwa semua dewan 2009-2014 akan menerima uang purna bakti.

Uang purna bakti dewan tersebut diberikan dengan dasar hukum UU MD 3. Bahkan untuk nominalnya sudah disebutkan “Lima tahun mengabdi, dewan mendapat uang purna bakti sebesar enam bulan gaji,” tukasnya.

 

TEKS         : T MASRI SYAH

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster