Oktober, TIKI akan Berlakukan Penyesuaian Tarif

 452 total views,  2 views today

Jasa Titipan Kilat (Tiki) | Foto : Ist

Jasa Titipan Kilat (Tiki) | Foto : Ist

PALEMBANG – PT Titipan Kilat (Tiki) Palembang memastikan, akan ada penyesuaian tarif pengiriman barang mulai 1 Oktober mendatang. Menyusul diberlakukannya revisi rutin dari pusat untuk operasional ekpedisi 2014.

Direktur TIKI Palembang, Haris Jumadi menjelaskan, penyesuaian tarif bukan berarti otomatis terjadi kenaikan paket pengiriman. Penetapannya tetap akan mempertimbangkan tujuan pengiriman, jika ke perkotaan dimungkinkan naik 15% sementara ke daerah berkembang atau pedesaan justru menurun 10-15% dari hari normal.

“Penyesuaian tarif berlaku minimal dua tahun sekali dengan mempertimbangkan biaya transit dan biaya penerus yang berkembang. Akan berlaku 1 Oktober,” ungkapnya, Minggu (21/9).

Tarif yang berlaku saat ini, sebutnya, minimal mulai Rp 8000 perkilogram untuk paket ekonomi hingga Rp 190.000 perkilogram untuk paket sehari (same days services). Di hari normal, pengiriman paket bisa mencapai 1,5 ton perhari. Adapun pengiriman yang mendominasi berupa makanan dan dokumen korporasi.

“Kontribusi terbesar memang masih makanan, khususnya pempek,” kata Haris.

Terkait kabut asap, diakuinya memang menjadi perhatian pihaknya karena menyangkut masalah pengangkutan. Tapi sejauh ini belum berdampak buruk kecuali penerbangan ke Pontianak yang sedikit terlambat 1-2 hari. Banyaknya keterlambatan tujuan Pontianak ini terjadi mulai Kamis (18/9) lalu. Sementara untuk daerah lain seperti Jakarta atau Medan dinilai masih lancar.

“Pesawat bisa berangkat tapi sedikit tertunda saja, jadi tidak ada pengiriman yang tertunda lama sekali,” ujarnya.

Bahkan diakuinya, dalam sebulan belakang terjadi peningkatan jumlah pengiriman barang yang dikirim oleh TIKI Palembang. Haris menyebutkan jumlah peningkatan pengiriman barang meningkat 5%. “Perhari rata-rata 1,5 ton barang yang kita krim baik itu ke Jakarta, Pangkal Pinang dan tempat lainnya dengan menggunakan pesawat. Jika ditotalkan perbulan ini terjadi peningkatan meski tidak besar,” jelasnya.

Salah satu customer TIKI Palembang, Fikri mengatakan, informasi keterlambatan pengiriman memang disampaikan dari pihak TIKI. Namun, dia berharap TIKI tidak menutup transparansi biaya, mengingat adanya biaya garansi yang berlaku jika terjadi keterlambatan di tangan penerima.

“Ya diharapkan, layanan pengiriman tetap lancar. Diharapkan sekali, TIKI menyiapkan antisipasi pengiriman lanjutan melalui darat kalau memang ada keterlambatan di wilayah sumatera,” tutupnya.

 

TEKS    : AMINUDDIN

EDITOR  : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster