“Jangan Pilih Calon Dadakan”

 308 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

MURA – Pada 2015 mendatang, Kabupaten Musi Rawas (Mura) menjadi satu dari tujuh kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan menggelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).

Walau pun sampai saat ini, bagaimana sistem pemilihan kepala daerah itu belum ada kepastian apakah tetap dipilih langsung oleh masyarakat atau dikembalikan ke DPRD namun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mura, menghimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih pemimpinnya.

“Kita himbau masyarakat, untuk cerdas dalam memilih pemimpinnya. Jangan sembarang memilih, tetapi pelajari dulu jejak rekam calon tersebut. Kalau perlu, kita harus menolak tokoh-tokoh yang berniat mencalonkan diri sebagai bupati/wakil bupati namun kabur rekam jejak politiknya,” kata Sekretaris DPC PKB Kabupaten Mura, Andri Novanto yang dibincangi, kemarin.

Menurut Andri, PKB sendiri sebelum menentukan siapa yang akan diusung dalam Pemilukada Mura 2015 mendatang, terlebih dahulu akan melakukan penjaringan. Penjaringan tersebut jelas Andri dilakukan, agar calon bupati (cabup) maupun calon wakil bupati (cawabup) yang diusung PKB adalah benar-benar calon terbaik.

“Bagi PKB, pemilukada tersebut adalah bagian pening untuk meletakkan pondasi daerah guna merancang program pro rakyat. Karenanya, kita tidak akan sembarang memilih calon, rekam jejak dan komitmennya kepada masyarakat Mura yang menjadi prioritas,” ucap Andri.

Hal ini tegas Andri, sangat penting. Sebab dalam 10 tahun terakhir, secara politik, ekonomi dan budaya, Kabupaten Mura sudah tertinggal dengan kabupaten/kota lainnya di Sumsel. Guna mengejar ketertinggalan itu, maka dibutuhkan pemimpin yang memiliki komitmen kepada masyarakat dan berintergritas.

Ditambahkan Andri, sesuai dengan amanat Muktamar PKB 2014 di Surabaya beberapa waktu lalu, partai hanya akan mendukung kandidat dan tokoh yang pro terhadap program-program pro rakyat dan memiliki kemampuan untuk menjadi kabupaten tersebut sebagai daerah yang rahmatan lil’alamin, mandiri serta sejahtera.

“Kita tidak akan memilih kandidat dadakan dan kabur rekam jejaknya, pilihlah kandidat yang memang memiliki intragritas dan program pro rakyat. Karena selama ini banyak pemimpin yang belum pro rakyat,” tukasnya.

 

TEKS           : T MASRI SYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster