Dana Aspirasi DPRD Mura 2015, Setiap Anggota Kebagian Rp 844 Juta

 392 total views,  2 views today

DPRDMURA – Belumlah menunjukkan kinerjanya, anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura) periode 2014-2019, sudah akan disambut fasilitas yang wah. Fasilitas yang bakal diterima para wakil rakyat di Mura tersebut yakni dana aspirasi.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, besaran dana aspirasi yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mura 2015 mencapai Rp 38 miliar. Artinya, jika dibagikan dengan 45 anggota DPRD Mura maka besaran dana aspirasi itu mencapai Rp 844 juta lebih untuk masing-masing anggota.

Dana aspirasi sendiri, adalah dana yang penggunaannya ditentukan oleh pribadi anggota dewan. Artinya besaran dan untuk apa dana aspirasi itu, digunakan tergantung oleh usulan masing-masing anggota dewan. Namun dana tersebut dikelola oleh sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Menurut sumber Kabar Sumatera, dana aspirasi untuk anggota dewan ini disetujui dengan “memaksa”. DPRD Mura periode 20109-2014, mengancam tidak akan mengesahkan APBD Mura 2015, jika dana aspirasi itu tidak diakomodir.

“Dana aspirasi ini, tersebar di empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK), Bina Marga (BM), Dinas PU Pengairan dan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben),” kata sumber tersebut ketika dibincangi Kabar Sumatera, kemarin.

Di Dinas PU BM, dana aspirasi mencapai Rp 36,6 milyar, Dinas PU Pengairan Rp 1,9 milyar, Dinas PU CK Rp 8 milyar dan Distamben Rp 4,8 milyar. “Dikuatirkan penggunaanya tidak tepat sasaran, ini yang perlu diawasi,” ucapnya.

Sejumlah anggota DPRD Mura yang dibincangi Kabar Sumatera mengakui adanya dana aspirasi tersebut,namun mereka membantah besarannya mencapai miliaran rupiah. “Memang ada tetapi tidak sebanyak itu. Sebaiknya itu ditanyakan ke Badan Anggaran (Banggar) saja,” kata M Ruslan, salah satu anggota DPRD Mura.

Hal yang sama diungkapkan anggota DPRD Mura lainnya, I Wana Kocap. Menurutnya, dana aspirasi tersebut memang dianggarkan tetapi tidak mencapai puluhan milyar. “Tidak sebanyak itu, karena anggota yang tidak terpilih mengurangi dana aspirasi tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas PU BM Kabupaten Mura, Ristanto Wahyudi mengaku tidak tahu kalau di dinasnya ada dana aspirasi dewan. “Benar, saya tidak mengetahui kalau ada dana aspirasi dewan ada di PU BM dalam bentuk infrastruktur,” tukasnya.

 

TEKS         : T MASRI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster