Alasan belum diproduksi, Belasan Ribu Kendaraan di Kabuten OI Belum dapat Plat Nomor

 366 total views,  2 views today

Ilsutrasi Plat Nomor Kendaraan | Foto : Dok KS

Ilsutrasi Plat Nomor Kendaraan | Foto : Dok KS

INDERALAYA – Sebanyak 1317 kendaraan baik roda dua maupun roda empat di Kabupaten Ogan Ilir (OI), hingga saat ini belum memiliki plat nomor resmi yang dikeluarkan Polri. Alasannya lantaran belum diproduksi.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kasat Lantas Polres OI AKP Mayestika Hidayat, mengatakan, berdasarkan data, sebanyak 11317 kendaraan roda dua (R2) dan Roda empat (R4) yang belum mempunyai plat nomor alias Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Kasat merinci, pada tahun 2013 tercatat sebanyak 2006 plat nomor, dan proses penyelesaiannya sudah selesai diproduksi. Sedangkan tahun 2014 plat nomor belum diproduksi khususnya untuk Roda Dua (R2). Ada sekitar sebanyak 6163 plat. Sementara Roda Empat (R4) untuk pemilik pribadi (warna Hitam) sebanyak 5066 plat, Dan R4 untuk umum alias warna kuning 88 plat nomor. “Jadi total plat nomor yang belum diproduksi pada tahun 2014 ini mencapai 11 ribuan,” ungkapnya, kemarin.

Penyebab menumpuknya plat nomor yang belum diselesaikan tersebut, dikarenakan pengadaan bahan baku alias material plat nomor tersebut belum ada. Namun demikian, dalam waktu dekat proses produksi plat nomor segera dilakukan dan kabar baik tersebut sudah mulai disosialisasikan kepada masyarakat.

“Kita sudah pasang spanduk, melalui berbagai pertemuan, termasuk dengan media masa , bahwa plat nomor yang terhutang kepada pemilik kendaraan, segera kita proses dan diselesaikan secara berangsur angsur dengan berdasarkan urutannya yakni dari Januari dan seterusnya,” terang Kasat.

Apalagi pencetakan plat nomor tersebut tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. “Masin cetak yang kita miliki hanya satu, dan mampu mencetak perharinya 250 plat,” katanya.

Kasat juga mengatakan, bagi pengendara yang belum mendapatkan TNKB atau plat kendaraan asli dapat memakai plat lama. “Tidak menjadi masalah untuk sementara dan diberikan kebijakan untuk digunakan. Saya meminta masyarakat untuk tetap bersabar,” pungkasnya.

 

TEKS      : JUNAEDI ABDILLAH
EDITOR    : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster