Sadis ! Perampokan Mobil di Jalintim OKI, Korban Diikat Lalu Dibuang Kehutan

 266 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

KAYUAGUNG – Kasus perampokan di jalan lintas timur (Jalintim) OKI, kian merajalela.  Setelah  beberapa hari lalu terjadi kasus perampokan satu unit mobil Toyota Fortune milik warga Lampung yang dibawa kabur perampok bersenjata api  kini kejadian serupa menimpa salah seorang warga saat melintas di Desa Muara Burnai Kecamatan Lempuing Jaya, Kamis (18/9) pukul 08.00 WIB.

Korbannya  adalah Samsurimin Bin Edward (41) warga Jalan Guru-guru Kelurahan  Sukadana Kecamatan Kota Kayuagung, korban harus merelakan satu unit mobil Mitsubisi L 300 jenis pick Up miliknya dibawa kabur 4 orang pelaku yang menggunakan dua unit sepeda motor.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian korban baru saja pulang mengantarkan pupuk kandang ke wilayah Lempuing dengan menggunakan mobil pick up BG 9083 KB.

Saat menyetir sendirian di wilayah perkebunan kelapa sawit di antara Desa Jamantras dan Muara Burnai, tiba-tiba korban dipepet  oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua unit sepeda motor.

Berikutnya pelaku ini langsung menodongkan senjata api kearah korban dan memintanya untuk masuk kedalam perkebunan kelapa sawit, karena dibawah ancaman akhirnya korban tidak bisa melawan hanya menuruti saja apa yang menjadi kehendak para pelaku ini, setalah dirasa cukup aman akhirnya para pelaku ini meminta korban untuk menghentikan kendaraanya.

Setelah kendaraan dihentikan para pelaku langsung mengambil alih mobil, sedangkan pelaku yang lainnya mengikat korban lalu membuangnya kedalam kebun sawit, selanjutnya pelaku langsung melarikan diri dengan membawa mobil korban.

Korban  yang ditinggalkan pelaku akhirnya berusaha mencari pertolongan terhadap warga yang melintas, selanjutnya oleh warga akhirnya dibawa kekantor polisi untuk menyampaikan laporan di Mapolres OKI.

Kapolsek Lempuing Iptu Apromico, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan pihak kepolisian sudah berupaya untuk melakukan pengejaran terhadap  pelaku yang berupaya kabur ke wilayah OKU Timur, bahkan pihak kepolisian juga sudah berkoordinsi dengan polesk Belitang III dan Semendawai Suku III sebab saat dilakukan pengejaran pelaku sudah berhasil kabur.

“Itu masuk wilayah lempuing jaya, dan korban langsung melapor ke polres. namun demikian kita tetap memback up dan melakukan upaya pengejaran, Kita peroleh informasi pelaku kabur ke arah OKUT, namun kita sempat kehilangan jejak,” ujarnya.

Menurutnya, makaraknya aksi kejahatan belakangan ini tidak terlepas dari berbagai faktor ekonomi yang menghimpit masyarakat, sebab tidak ada mata pencaharian dan harga komoditi anjlok.

“Kita telah berupaya untuk mengitensifkan patroli siang dan malam, kemudian melakukan pendekatan terhadap masyarakat, namun demikian kejadian masih ada, kita tetap berupaya untuk mengungkapnya,” katanya.

 

TEKS      : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster