Terkait Maraknya Pencurian Air, PDAM Buka SMS dan Call Center

 1,089 total views,  2 views today

Ilustrasi SMS | Ist

Ilustrasi SMS | Ist

PALEMBANG – PDAM Tirta Musi masih mengaku merugi, dengan masih tingginya tingkat kebocoran air. Saat ini menurut Direktur Teknik PDAM Tirta Musi, Stephanus, tingkat kebocoran yang terbesar ada di Kecamatan Seberang Ulu (SU) I.

Di kecamatan tersebut, tingkat kebocoran air mencapai 200 liter per detik. “Kedepan kami berencana akan membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait pncurian air itu, sehingga pencuri bisa dipidanakan. Kalau sekarang kami tidak bisa berbuat banyak, kami hanya menegur dan mensosialisasika soal PDAM kepada masyarakat,” kata Stephanus yang dibincangi, Jumat (19/9).

Sementara itu, Direktur Operasional PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya, PDAM membuka layanan pengaduan melalui pesan singkat atau Short Message Service (SMS) dan pusat panggilan atau call center.

Dengan layanan tersebut jika ada keluhan, pelanggan bisa menyampaikannya melalui SMS. “Silakkan sampaikan ke kami, apapun keluhannya mislanya mengenai air tidak mengalir, tarif air dan lainnya. Pengaduan itu, bisa disampaikan ke nomor 0711-355222. Sedangkan untuk sms center dapat dikirim ke nomor 08117888282,” jelas Andi.

Andi menyebutkan, fungsi lain dari layanan itu adalah untuk memudahkan pihaknya dalam menerima semua keluhan dari pelanggan. Karena, selama ini, apabila ada keluhan masyarakat tidak tahu ingin mengadu kepada siapa. “Kedepan, dengan adanya layanan ini. Antara PDAM dan pelanggan, bisa lebih dekat dan pelanggan juga bisa terlayani dengan maksimal,” sebutnya.

Menurutnya, pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan pada sms center bisa menyampaikan laporannya dengan format Info#Nomor Kontrol#Keluhan#Nama#. “Kalau untuk info tagihan, bisa mengetik TGHPDAM#Nomor Kontrol#BulanRek#Nama#. Layanan ini dibuka dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” bebernya.

Andi menambahkan, layanan berbasis pengaduan itu, di mulai sekitar dua hari lalu, sebutnya, melalui nomor layanan itu, SL PDAM dapat langsung menyampaikan keluhan atau bisa juga memberikan informasi.

“Dengan layanan ini, kami bisa langsung menyentuh ke pelanggan, sehingga apabila ada keluhan yang masuk kami langsung kroscek dalam waktu 1×24 jam. Kami harapkan juga dengan pelayanan ini dapat memantau tingkat kebocoran, yang menjadi kendala besar PDAM dalam melayani pelanggannya,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster