Dua Kecamatan Bermasalah, Dana PNMP Pedesaan Dihentikan

 135 total views,  2 views today

pnpm

BANYUASIN – Bak pepatah, orang makan nangkanya, kita kena getahnya. Mungkin pepatah ini, tepat untuk dialamatkan kepada desa-desa di Kabupaten Banyuasin yang sampai saat ini belum menerima kucuran dana PNPM Pedesaan.

Pasalnya gara-gara ada salah satu desa dalam suatu kecamatan, belum menyerahkan laporan PNPM tahap pertama maka seluruh desa di kecamatan tersebut juga terancam tidak akan dapat dana PNPM tahap kedua.

“Ada 13 kecamatan di Banyuasin, yang sampai saat ini belum menerima dana PNPN Pedesaan tahap dua. Kalau dikatakan telat tidak, namun tepatnya belum dicairkan karena masih ada permasalahan pada laporan tahap pertama,” kata Kabid Pemberdayaan, BPMD Kabupaten Banyuasin, Miswa melalui Kasi Pemberdayaan, Sofiyudin Husni ketika dibincangi, Jumat (19/9).

Ia menerangkan, saat ini masih ada beberapa kecamatan yang belum menyerahkan laporan pemanfaatan dana PNPM Pedesaan tahap pertama. Imbasnya, apabila ada salah satu desa dalam kecamatan belum menyerahkan laporan maka dana PNPM Pedesaan untuk seluruh desa di kecamatan tersebut tidak dikucurkan.

Begitu juga seandainya ada satu kecamatan yang belum menyerahkan laporan, maka berimbas keseluruh kecamatan tidak akan menerima kucuran dana PNPM. Hal tersebut jelas Sofiyudin, sesuai dengan aturan.

“Ada dua kecamatan di Banyuasin yang terancam di black list yakni Kecamatan Rantau Banyur dan Betung. Itu disebabkan, ada salah satu desa di kecamatan tersebut yang masih bermasalah dalam laporannya. Selama persoalan itu, belum diselesaikan maka kecamatan itu tidak akan mendapatkan dana PNPM kembali,” tukasnya.

 

TEKS          : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster