Bakar Lahan, Tiga Petani Diamankan

 230 total views,  2 views today

ilustrasi | Dok KS

ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Diduga melakukan pembakaran lahan di areal perkebunan milik salah satu perusahaan perkebunan di kawasan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Ilir (OKI), tiga petani berinisial R, A, dan J, terdiamankan oleh anggota Sat Reskrim Polres OKI.

Ketiga petani tersebut, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka harus menjalani hari-harinya, dengan tinggal dibalik jeruji di Mapolres OKI. Sejumlah barang bukti (BB) seperti korek api, empat bilah senjata tajam dan speedboat, turut diamankan petugas.

“Mereka diamankan, karena ketahuan membakar. Mereka tidak mengindahkan himbauan aparat kepolisian dan pemerintah, terkait larangan membakar lahan,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol R Djarod Padakova yang dibincangi, Jumat (19/9).

Menurut Djarod, saat ini ketiga tersangka yang menyebabkan enam hektar lahan perkebunan terbakar itu, masih menjalani pemeriksaan di Mapolres OKI. Penyidik jelasnya, masih akan didalami apakah masih ada komplotan lainnya yang ikut serta melakukan pembakaran lahan.

“Kita himbau kembali kepada masyarakat dan perusahaan perkebunan, untuk tidak lagi membakar lahan. Akan ada sanksi tegas dengan kurungan penjara maksimal 10 tahun,” tegas Djarod.

Sementara untuk dua pegawai PTPN VII Cinta Manis, yang sudah lebih dahulu diamankan menurut Djarod, mereka masih berstatus saksi. Penyidik jelasnya, masih harus melakukan kronfontir dua pegawai itu dengan pihak PTPN VII OI. “Rencananya waktu dekat ini akan kita kronfontir. Akan kita lihat apakah penyebab kebakaran lahan, apakah karena kelalaian, kesengajaan, atau ulah orang lain,” tukasnya.

 

TEKS           : OSCAR RYZAL

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster