Diduga Alami Kesurupan, Puluhan Siswa Mendadak Menangis Histeris

 225 total views,  2 views today

MUARAENIM – SMP Negeri 1 Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Kamis (18/9), dibuat heboh. Pasalnya, saat jam pelajaran berlangsung tiba-tiba puluhan siswa di sekolah tersebut mengalami bertingkah aneh.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, saat jam pelajaran berlangsung mendadak salah satu siswa siswa perempuan di Kelas VIII 2, menangis histeris tanpa diketahui penyebabnya. Beberapa saat berselang, dua rekannya ikut menangis juga.

Akibat suara tangisan dari siswi yang diduga kesurupan tersebut, membuat suasana kelas menjadi gaduh. Tanpa sadar sejumlah siswi lainnya, turut berteriak dan menangis mengikuti tiga rekannya yang kesurupan terlebih dahulu. Informasi yang didapat, setidaknya ada 20 yang didominasi pelajar perempuan mengalami kesurupan tersebut.

Untuk menenangkan siswi yang kesurupan, sejumlah guru mendatangi kelas tersebut dan membawa puluhan siswi nya ke kantor/ruang guru yang berada diseberang lapangan sekolah. Satu per satu siswi dibawa ke ruangan yang lebih tenang.

Hal ini dimaksudkan, agar para siswa yang mengalami kesurupan tersebut bisa menenangkan diri tanpa mengganggu rekan yang lain. Upaya ini cukup membuahkan hasil. Meski masih terlihat syok, namun korban yang diduga kesurupan ini, terlihat sudah bisa mengendalikan dirinya.

Peristiwa kesurupan massal ini, membuat pihak sekolah berusaha menutup diri dari kehadiran pihak luar. Terbukti ketika para wartawan memasuki halaman sekolah, ada sebagian guru yang tetap berusaha mengelak. Mereka menyebut, kejadian itu suatu yang biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.

Namun sejumlah siswa di SMPN 1 Lawang Kidul yang dibincangi Kabar Sumatera, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Ya, kak. Memang tadi ada teman-teman sekelas syaa tiba-tiba menangis,” kata salah seorang siswa SMPN 1 Lawang Kidul yang tak mau disebutkan namanya.

Ia meyebut, siswa yang mengalami kesurupan tersebut adalah teman sekelasnya di kelas VIII 2 diantaranya Ratih (13),Amel (13) dan Risa (13). “Teman-teman berlarian mendengar suara teriakan. Sebagian lainnya ikut kesurupan dengan menangis sejadi-jadinya kak, setelah melihat teman-temannya berteriak dan menangis. Kesurupan itu seperti virus yang menular dengan cepat,” terangnya.

Sementara itu salah satu siswa yang mengalami kesurupan dibincangi usai tersadar mengaku, kejadian berawal saat ia mengikuti pelajara. “Tiba-tiba saya melihat bayangan orang tinggi besar, entah mengapa saya tiba-tiba menangis. Setelah itu, saya tidak ingat apa-apa lagi,” ucapnya.

Sementara Slamet (50), Satpam di sekolah tersebut dibincangi terpisah mengakui adanya kejadian tersebut. Namun menurutnya, siswa tersebut bukan kesurupan tetapi menangis karena melihat temannya yang menangis.

“Iya pak, memang tadi ada siswi yang tiba-tiba menangis karena melihat teman nya menangis, jadi bukan kesurupan hanya menangis biasa. Kalau kesurupan, tidak seperti itu karena tidak ada yang teriak-teriak ngomong sendiri dan merontak. Tadi sudah ada orang tua yang datang dari Keban Agung,” kilahnya dengan nada yang agak ragu-ragu.

 

TEKS            : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster