BNPB Turun Tangan Atasai Kabut Asal di Sumsel

 102 total views,  3 views today

Kabut Asap Menyelimuti Kota Palembang | Foto : Bagus Kurniawa/KS

Kabut Asap Menyelimuti Kota Palembang | Foto : Bagus Kurniawa/KS

PALEMBANG – Kabut asap yang terus menyelimuti Sumsel, bahkan semakin pekat dalam beberapa hari terakhir membuat pemerintah pusat gerah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun bakal turun tangan untuk mengatasi kabut asap tersebut.

Rencananya hari ini, Jumat (19/9), Kepala BNPB Syamsul Ma’arif bersama Deputi Bidang Tanggap Darurat dan pejabat dilingkungan Kementrian Kehutanan akan bertemu dengan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin untuk membicarakan penanganan kabut asap tersebut.

Namun anehnya, kedatangan Kepala BNPB tersebut membuat terkesan membuat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Yulizar Dinoto, tak senang. “Silahkan tanya saja langsung nanti sama beliau (Syamsul Muarif). Ada pertemuan di Griya Agung besok (hari ini). Saya sudah close,” kata Yulizar usai melakukan pertemuan dengan Sekda Sumsel, Mukti Sulaiman di Pemprov Sumsel, Kamis (18/9).

Yulizar menyebut, BPBD Sumsel mendukung penuh semua upaya yang dilakukan pemerintah pusat untuk mengurangi aktivitas kebakaran lahan tersebut. “Kalau saya terlalu banyak komentar, nanti beliau (Syamsul) tidak mau datang. Kita lihat saja di lapangan nanti untuk menyelesaikan masalah ini,” ucapnya.

Saat disinggung adanya kecelakaan speedboat di Air Sugihan, Kabupaten Banyuasin, apakah lantaran disebabkan terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap, Yulizar membantahnya. “Jangan menilai (karena) asap terus. Apalagi pihak Syahbandar telah mengeluarkan peringatan, terkait larangan pelayaran. Bisa saja banyaknya persoalan,” kata dia.

Sementara, Sekda Sumsel Mukti Sulaiman menegaskan, hingga saat ini status kabut asap di Sumsel masih siaga. Untuk mengurangi kebakaran yang masih tetap terjadi di Sumsel, pemprov pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kami terus lakukan koordinasi dan meminta kepada BPBD Sumsel, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, dan lain sebagainya. Yang jelas, kami sudah menekan semua pihak yang ada, juga bersama pengusaha perkebunan, untuk bisa bahu-membahu mengurangi kebakaran lahan di Sumsel,” jelas dia.

Ia berharap dengan adanya koordinasi dari berbagai pihak itu bisa meminimalisir terjadinya kebakaran, serta menanggulangi perluasan kabut asap. “Kami terus mengimbau agar masyarakat atau pengusaha pemilik perkebunan bisa menghentikan kebiasaan membakar hutan. Jangan hanya mencari keuntungan sendiri tapi menyusahkan banyak orang,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Biro Kesra Setda Sumsel, Richard Cahyadi memastikan kabut asap yang kian pekat menyelimuti Sumsel dalam beberapa hari terakhir tidak akan mengganggu pelaksanaan MTQ Internasional yang akan diselenggarakan dalam beberapa hari kedepan. “Masih normal dan tetap berjalan seperti rencana awal. Asap tidak berpengaruh terhadap even kita,” tukasnya.

 

TEKS            : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster