Lima Satpam PLN Otak Pencurian Kabel

 269 total views,  2 views today

Ilustrasi PLN | Ist

PALEMBANG – Terlibat aksi pencurian, lima orang dari Satuan Pengamanan (Satpam) PT PLN (PERSERO) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Sektor Pembangkit Keramasan Kertapati, diringkus petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (16/9) pukul 22.00 WIB.

Kelima orang ini merupakan tersangka pencurian terhadap kabel milik PLN, para tersangka ini diringkus saat mereka sedang menjalankaan tugas sebagi Satpam. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka harus menjalani hari-harinya di balik jeruji penjara Polda Sumsel.

Karena mencoba melarikan diri, salah satu tersangka bernama Yulius (39) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Akibatnya, dua timah panas mendarat di kaki warga Jalan Mak Rayu, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang tersebut.

Saat diamankan, Yulius sedang menjalani profesi Satpamnya bersama Irsan Bakri (40), Joni (48), dan Haris (39). Sementara satu tersangka lainnya, Iskandar (44), diamankan di rumahnya yang ada di Jalan Sukabangun 2 Kelurahan Sukatani Sukarami Palembang.

Dari keterangan pelaku, mereka mencuri kabel tanah jenis NYFGby dari mesin PLTG II ke trafo sepanjang 6 x 250 meter. Mereka melakukannya secara kelompok di saat sedang menjalankan tugas. Kabel yang dicuri dijual oleh salah satu pelaku dan uang dibagi rata. “Sudah saya jual tiga kali dengan total harga Rp12,8 juta. Saya jual kepada teman saya,” kata Joni.

Sementara pengakuan Irsan, dirinya baru satu kali ikut serta menjalankan aksi ini. Ia diajak oleh rekannya sesama tersangka pencurian kabel. “Saya lupa dapat jatah berapa. Soalnya, uangnya sudah habis saya pakai,” kata Irsan kepada penyidik.

Sedangkan Iskandar mengaku sudah tiga kali mencuri kabel tempat ia bekerja. Seluruh kabel diserahkan kepada Joni untuk selanjutnya dijual.

“Kami sudah belasan tahun jadi Satpam di sana. Namun, aksi ini baru kami jalani, bukan dari pertama kerja di sini,” kata Iskandar.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP FX Winardi, mengatakan masih akan mencari pelaku lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, masih ada beberapa pelaku yang berstatuskan buron.

“Kelimanya ditangkap atas laporan pegawai PT PLN Keramasan yang mengatakan sering terjadi pencurian kabel. Begitu didalami, pelakunya kelima tersangka yang masih berstatuskan Satpam di PT PLN Keramasan,” kata Winardi.

Sebelumnya dilaporkan sering terjadi pencurian kabel milik PT PLN Keramasan. Pegawai PT PLN Keramasan sering mendapati kabel yang sudah digergaji sehingga beberapa sistem tidak berfungsi. Salah satu pegawai lalu melaporkan kejadian ini ke Mapolda Sumsel.

TEKS: Oscar Ryzal

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster