Kejaksaan Bidik Disdik Empat Lawang

 102 total views,  2 views today

Ilustrasi Kejaksaan | Ist

Ilustrasi Kejaksaan | Ist

EMPAT LAWANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi, kini membidik adanya dugaan korupsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang. Dugaan adanya penyalahgunaan uang negara di Disdik itgu, didapatkan kejaksaan dari laporan masyarakat.

Berdasarkan laporan yang disampaikan akhir Juli lalu kata Kepala Kejari Tebing Tinggi, Azwad Z Hakim melalui Kasi Datun, Taufik Farza, diduga ada penyimpangan dana kualifikasi pendidikan guru, serta dana pengembangan bakat dan kreatifitas siswa tingkat SD tahun 2012.

Namun Taufik, enggan menyebut laporan itu disampaikan oleh siapa. Yang pasti jelas Taufik, dalam dua program tersebut dana yang dikucurkan mencapai Rp 1,2 miliar lebih. “Kita baru pengumpulan data, dalam waktu dekat semua pihak terkait dugaan ini akan dipanggil untuk di klarifikasi,” ungkap Taufik ketika dibincang di ruang kerjanya, Rabu (17/9).

Berdasarkan laporan ? sebut Taufik, ada dugaan penyimpangan aliran dana kualifikasi pendidikan guru, misalnya penerima tidak sesuai ketentuan bahkan ada juga tercatat sudah meninggal. Secara keseluruhan kucuran dana dari pusat untuk program ini mencapai Rp 1 miliar lebih. Penerimanya sendiri, ada sekitar 400 guru PNS dan honorer.

Nah, untuk dugaan penyimpangan dana pengembangan bakat dan kreatifitas siswa tingkat SD, pihak kejaksaan juga masih menunggu hasil klarifikasi semua pihak terkait. Mengenai total anggarannya sebesar Rp 150 juta. “Ini sifatnya laporan, kita dalami dan klarifikasi dulu ke pihak Disdik Empat Lawang,” kata Taufik.

Sementara itu, Kepala Disdik Empat Lawang, Agusni Effendi ketika dikonfirmasi mengaku, tidak bisa berkomentar banyak. Sebab kata dia, program itu ada di tahun 2012. Saat itu jelasnya, ia belum bertugas di Disdik Empat Lawang. “Nanti konfirmasi saja ke pejabat yang bertugas sewaktu itu, saya tidak bisa klarifikasi banyak, takut nanti salah bicara,” ucap Agusni.

Namun, beberapa pejabat di lingkungan Disdik yang dibincangi Kabar Sumatera menyebut, dugaan korupsi yang tengah diselidiki Kejari Tebing Tinggi itu ada pada program 2012. “Program tersebut, didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ungkap salah satu pejabat dilingkungan Disdiki Empat Lawang yang tak mau namanya disebut.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster