Anggaran Pemilukada Diprediksi Membengkak, Diprakirakan Butuh Rp 175 Miliar

 195 total views,  2 views today

Ilustrasi Pemilu 9 April 2014 | Dok KS

Ilustrasi Pemilu 9 April 2014 | Dok KS

PALEMBANG – Pada 2015 mendatang, ada tujuh kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan menggelar pemilihan umum kepala daerah (pemilukada). Tujuh kabupaten dimaksud yakni OKU, OKU Timur, OKU Selatan, OI, Mura, Muratara dan PALI.

Untuk menyelenggarakan pemilukada di tujuh kabupaten tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel memprediksi setidaknya dibutuhkan dana Rp 175 miliar atau Rp 25 miliar untuk satu kabupaten.

“Satu kabupaten, setidaknya butuh anggaran Rp 25 miliar. Ini bisa membengkak, jika pemilukadanya berlangsung dua putaran. Kebutuhan dana untuk pemilukada ini, akan diajukan ke pemerintah kabupaten (pemkab) masing-masing dan pemerintah provinsi (pemprov), agar dianggarkan di APBD 2015,” kata Sekretaris KPU Sumsel, HM Daud MD ketika dibincangi, Rabu (17/9).

Saat ini terang Daud, KPU Sumsel sedang menyusun draf kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilukada tersebut. Setelah selesai, barulah draf nya akan diajukan. “Surat anggaran belum ada, namun akan segera ada pengajuan. Sebelumnya kita akan bahas itu bersama KPU RI, yang rencananya akan dilaksanakan Jumat (19/9) ini,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi memprediksi kebutuhan dana untuk pemilukada di tujuh kabupaten di Sumsel akan membengkak. “Hasil perhitungan kita, pemilukada di Kabupaten OKU Timur yang besar membutuhkan anggaran,” jelasnya.

Sementara untuk OKU, kebutuhan anggarannya sekitar Rp 25 miliar dengan asumsi pemilukada tersebut berlangsung dua putaran. “Sedangkan untuk Kabupaten OI, estimiasinya sekitar Rp 27 miliar. Sementara Kabupaten OKU Selatan, mencapai Rp 29 miliar. Kabupaten PALI, belum ada estimasinya. Anggaran dari Muaraenim yang diajukan KPU induk dan Pemerintah Provinsi Sumsel,” terang Naafi.

Ketua KPU OKU Timur, Leo Budi Rahmadi menambahkan, untuk pelaksanana pemilukada, KPU membutuhkan anggaran hingga Rp 52 Miliar. Rinciannya, Rp 36 miliar untuk satu putaran dan Rp 13 miliar jika pemilukada tersebut berlangsung dua putaran.

 

TEKS          : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster