Dewan Sumsel Didealine 30 September untuk Kembalikan Mobil Dinas

 215 total views,  2 views today

Ilustrasi Mobil Plat Merah | Ist

Ilustrasi Mobil Plat Merah | Ist

PALEMBANG – Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2009-2014, mendapatkan sejumlah fasilitas untuk menunjang operasionalnya. Salah satunya, adalah mobil dinas. Mobil dinas, diwajibkan untuk dikembalikan paling lambat 30 September mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh anggota DPRD Sumsel dari Fraksi PDI Perjuangan, MD Sakim yang dibincangi usai mengembalikan mobil dinas yang ada padanya ke Sekretariat Dewan (Setwan), Selasa (16/9).

Anggota Komisi V tersebut mengaku, ia mendapatkan pinjaman mobil dinas jenis Isuzu Panter dengan nopol BG 1689 MZ. Tak hanya ia menurut Sakim, semua anggota dewan periode 2009-2014 juga mendapatkan fasilitas yang sama.

“Sesuai dengan surat dari dari Setwan, mobil dinas itu paling lambat diminta untuk dikembalikan pada 30 September mendatang. Jika melebihi batas itu, maka mobil dinas tersebut akan ditarik paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP),” terang Sakim.

Ia sendiri sebut Sakim,walau masa periodeisasi jabatannya sebagai anggota DPRD Sumsel belum berakhir namun sengaja sudah mengembalikan lebih dahulu. Karena kata Sakim, ia sadar mobil dinas itu, dipinjamkan sehingga harus dikembalikan jika masa jabatan berakhir. “Ini juga, untuk menumbuhkan budaya malu,” tegasnya.

“Sudah kewajiban saya, untuk mengembalikan barang pinjaman yang bukan milik saya. Saya anggota DPRD Sumsel pertama, yang mengembalikan mobil dinas ini. Itu karena saya menerapkan budaya malu, malu jika tak mengembalikan barang pinjaman apalagi milik negara,” ujarnya.

Ia juga menerangkan, mobil dinas yang ada padanya tersebut sebelum dikembalikan sudah lebih dahulu di service nya di bengkel. Barulah setelah itu dikembalikannya, dengan kondisi layak jalan.

Sementara itu Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban yang dibincangi melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Rumah Tangga, Djumadi saat dikonfirmasi membenarkan, Sakim sudah mengembalikan mobil dinas yang ada padanya. “Untuk anggota, baru pak Sakim. Sementara untuk pimpinan, Ketua DPRD Wasista Bambang Utoyo, sudah mengembalikan mobil dinas yang ada padanya,” jelas Djumadi.

Ia menambahkan, Setwan sudah menyurati semua anggota DPRD Sumsel periode 2009-2014 untuk mengembalikan mobil dinas yang dipinjamkan. “Batas akhir pengembalikan sampai 30 September mendatang, jika belum dikembalikan maka akan kita surati sampai tiga kali. Jika masih tidak dikembalikan, barulah akan ditarik paksa oleh Sat Pol PP,” tukasnya.

 

TEKS          : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster