“Waspadai Radikalisme dan Terorisme”

 315 total views,  2 views today

Ilustrasi Militan ISIS | Foto : The Guardian

Ilustrasi Militan ISIS | Foto : The Guardian

SEKAYU – Gerakan radikalisme dan terorisme, masih menjadi momok bagi pemerintah terutama sejak merebaknya paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia. Kewaspadaan pun, dimintakan kepada masyarakat terutama kalangan pelajar dan mahasiswa.

Ajakan ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumsel , H Yusnin saat sosialisasi bahaya radikalisme dan terorisme terhadap kalangan pelajar dan mahasiswa di aula kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Rahmaniyah, Sekayu, Senin (15/9).

Sosialisasi tersebut diikuti puluhan pelajar dan mahasiswa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Unsur Pemuda Kabupaten Muba, dengan nara sumber dari Polres dan Kodim 0401/Muba.

“Paham radikalisme ini, harus kita waspadai terutama ISIS yang sudah menyebar dan masuk ke Indonesia. Paham yang mereka anut tersebut, tak sesuai dengan falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang kita anut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Paham itu, sangat rentan merusak keuntuhan bangsa,” kata Yusnin.

Ia menyebut, selama ini Sumsel adalah provinsi yang terbilang aman. Di Sumsel tidak terjadi konflik antar umat beragama dan konflik lainnya, sehingga keamanan di Sumsel kondusif. Inilah sebut Yusnin yang membuat pembangunan di Sumsel bisa berjalan dan banyak investor yang tertarik berinvestasi.

“Karenanya, keamanan yang kondusif di Sumsel ini harus dipertahankan. Kita menghimbau seluruh instansi, pemuda maupun pelajar agar waspada terhadap perkembangan maupun pemahaman ISIS, yang sudah menyebar di Indonesia. Diimbau juga, apabila ada suatu praktik atau kegiatan yang sangat mencurigakan, diharapkan dapat segera melaporkan kepada pihak berwajib,” terangnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Muba, HM Soleh Naim. Masyarakat Muba menurutnya, jangan terjebak dengan bahaya radikalisme dan terorisme. “Bahaya radikalisme cepat sekali menyebar di masyarakat, sehingga masyarakat, pemuda dan pelajar sangat mudah terpengaruhi. Untuk itu, jangan mudah terpengaruhi dengan paham radikalisme maupun paham ISIS, karena tidak sesuai ideologi bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengajak peran serta dan partisipasi aktif masyarakat, dalam memberantas ataupun mewaspadai terhadap bahaya radikalisme dan terorisme di Kabupaten Muba. “Untuk para generasi muda, kerjakanlah, dan lakukankanlah kegiatan-kegiatan positif, dan jangan mudah terpengaruh apabila ada suatu ajakan atau doktrin-doktrin yang menyesatkan, apabila menemui hal yang mencurigakan diimbau dapat segera melaporkan kepada pihak berwajib guna diantisipasi,” tukasnya.

 

TEKS            : BAGUS SANTOSA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster