Panti Pijat Hantui Warga

 3,441 total views,  2 views today

Razia Panti Pijat dan Temat Hiburan Malam Oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP) | Foto : Bagus Park

Razia Panti Pijat dan Temat Hiburan Malam Oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP), Beberapa Waktu Lalu. | Foto : Bagus Park

LAHAT – Panti pijat di Bumi Seganti Setungguan kini menjamur di mana-mana. Beberapa rumah kantor (ruko) pun berlabel pijat tradisional, seperti yang nampak di Jalan RE Martadinata, Lembayung sebelah terminal.

Pantauan di lapangan, banyak pria hidung belang datang melakukan pijat, dan mereka pun dengan mudahnya melakukan aksi pijat ++ dengan harga yang sangat tercapai baik bagi kalangan bawah hingga menengah. Dipanti pijat ini pun sangat bebas, baik melakukan porstitusi maupun yang lainnya, karena sampai saat ini belum ada rahazia yang dilakukan oleh pihak yang berwewenang.

Rijal (48), warga setempat mengatakan, dirinya tidak mengetahui kalau pijat tradisional tersebut adalah lumbung prostitusi.

“Aku belum tahu samo sekali, baru inilah aku tahu, selamo ini, setahu aku itu cuma pijit biaso kayak wong beurut. Dak taunyo biso ++,” ungkap Rijal dengan logat Lahat.

Kata Rijal, dirinya ingin ada pihak yang berwajib melakukan rahazia agar pelaku pijat ++ dapat jera melakukan aksi prostitusi, sebab menurutnya jangan sampai Lahat ini seperti kota prostitusi seperti kota lainnya.

“Jangan sampai Lahat yang kita cintai ini jadi kota prostitusi seperti di Gang Dolli di Surabaya. Cintailah Lahat ini, karena sesuai dengan semboyan kota ini, Kota Lahat Takwa,” ucapnya.

Ia ingin secepatnya pihak berwajib melakukan razia rutin. Agar kegitan prostitusi bisa diminimalisir. “Payo pemerintah lakukan rahiazia kalu lah tau pijat tradisional yang ado di Lahat ni, supayo idak bebas,” cetusnya.

 

TEKS   : JUMRA ZEFRI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster