Diduga Gelar Porno Aksi, Walikota Palembang Didesak Tutup Mansion Eksekutif Club

 2,107 total views,  2 views today

Mansion Eksekutif club | Dok KS

Mansion Eksekutif club | Dok KS

PALEMBANG – Puluhan orang yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan Sumatera Selatan (KPPL-Sumsel), Senin (15/9) mendatangi Kantor Wali Kota Palembang. Mereka menuntut agar wali kota Palembang menutup izin operasional tempat hiburan Mansion Eksekutif Club di Jalan Soekarno Hatta yang dianggap menggelar praktik porno aksi.

Ach Hendra Z, Ketua Umum KPPL Sumsel melalui Koordinator Lapangan aksi KPPL Sumsel Kelly Yulianto mengatakan, berdasarkan temuan pihaknya, menduga tempat hiburan Mansion Eksekutif Club ini mengumbar porno aksi dengan memanfaatkan gadis seksi. Juga tempat hiburan Mansion Eksekutif Club melakukan suatu hiburan yang memertontonkan dancer wanita tanpa busana yang dapat mengundang nafsu birahi.

Untuk itu, pihaknya beranggapan, hiburan yang di pertontonkan oleh pihak Mansion Eksekutif Club, suatu bentuk porno aksi, yang dapat menimbulkan kemaksiatan dan hal-hal tidak terpuji lainnya.

“Apa yang dilakukan tempat hiburan Mansion Eksekutif Club sudah merusak dan mencoreng program Pemerintah Kota Palembang menuju Kota Madani, yang menjadikan Kota Palembang sebagai Kota Darusallam yang religius,” katanya, usai aksi.

Sambungnya, sesuai dengan komitment KPPL-Sumsel, pihaknya siap menjadi barisan depan untuk menyatakan sikap untuk memberikan sanksi terhadap Mansion Eksekutif Club, berupa pencabutan izin operasional SITU atau SIUP.

“Sebagai organisasi yang peduli terhadap lingkungan, kami meminta tegas, agar Wali Kota Palembang menutup operasional dari tempat hiburan malam yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta,” tegasnya.

Menyoal hal itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Investasi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Sudirman Tegoeh mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada KPPL-Sumsel atas laporan yang diberikan. Sebutnya, Pemkot Palembang akan melakukan tinjauan atas laporan KPPL-Sumsel dan pihak Pemkot akan melihat terlebih dahulu izin yang dimiliki Mansion Eksekutif Club tersebut.

“Jika memang menyalahi aturan, maka penutupan izin, akan kami dilakukan,” tukasnya.

 

TEKS   : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster