Awasi Virus Ebola Masuk Sumsel, Pemprov Waspadai Peserta MTQ Internasionat

 249 total views,  2 views today

Ilustrasi Virus Ebola | Ist

Ilustrasi Virus Ebola | Ist

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat mewaspadai masuknya virus Ebola yang saat ini mewabah di beberapa kawasan Benua Afrika. Khususnya jelang gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional pada 23 – 27 September 2014 yang diikuti tujuh negara asal Benua Hitam.

H Alex Noerdin, Gubernur Sumsel menyampaikan, kini pihaknya melalui instansi terkait akan menyiapkan peralatan khusus guna menghindari masuknya virus ebola. Ini dilakukan dengan menyiapkan alat scanning di pintu masuk kedatangan peserta luar negeri, terutama di Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II.

“Kami lakukan demi menghindari masuknya virus ebola. Di Bandara akan kami siapkan scaning,” terangnya usai Rapat Pemantapan MTQ Internasional di Griya Agung, Senin (15/9).

Ujar Alex, meski belum mengetahui secara pasti, pihaknya memastikan sangat mengantisipasi dampak ebola agar jangan sampai terbawa ke Sumsel, dengan sedikit memperketat asal enam negara Afrika. Berdasarkan data dari puluhan negara yang telah memastikan diri untuk hadir dalam gelaran event tersebut. Setidaknya telah terdaftar tujuh negara asal afrika yang turut meramaikan gelaran MTQ Internasional. Seperti, Ghana, Sudan, Afrika Selatan, Lybia, Uganda. Ghuinea, dan Algeria.

“Enam negara Afrika yang report khusus. Mereka akan berada di Sumsel selama sepekan. Tiap negara akan melindungi masyarakatnya atau warganya masing-masing,” cetus Alex.

Selanjutnya Alex menegaskan, pihaknya akan lebih memfokuskan masuknya warga asing yang terutama berasal dari Benua Hitam (Afrika). Meskipun, sebelumnya mereka telah mendapatkan scanning terlebih dahulu di Jakarta. Apabila, sampai ditemukan adanya peserta atau warga asing yang terindikasi terinfeksi virus ebola, akan mendapatkan isolasi agar wabah virus tersebut tidak merebak. Dan, jika ada peserta yang ditemukan teridentifikasi, tidak akan diperbolehkan mengikuti pentas MTQ Internasional.

“Setiap wisatawan yang masuk negara lain. Setiap negara akan berusaha untuk melindungi dan memastikan warganya tetap aman dan bebas dari ancaman virus yang mungkin terbawa. Antisipasi ini wajar saja. Mereka (wisatawan) sebelumnya akan melalui Jakarta terlebih dahulu. Jika ada (ditemukan) maka akan kami putuskan diisolasi dan tidak boleh ikut,” terangnya.

Jelas Alex, hingga sekarang ini duta-duta negara belum ada konfirmasi apakah akan datang atau tidaknya. Meski begitu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Liason Officer (LO) yang menangani kedatangan para Duta Besar.

“Belum ada konfirmasi dari Dubes. Kami masih menunggu laporan dari LO negara masing-masing,” tuturnya.

Soal kehadiran Wakil Presiden Budiono. Alex menyebutkan, wapres tidak akan sampai nginap di Palembang. Begitu selesai meresmikan gelaran MTQ Internasional, Budiono akan langsung kembali ke Jakarta.

“Informasinya tidak akan sampai menginap. Sebelumnya, wapres direncanakan jika tidak menginap di Griya Agung, akan nginap di Hotel Arista,” tutup Alex.

 

TEKS   : IMAM MAHFUZ

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster