“Ada Ladang Ganja, Kades Dipecat !”

 353 total views,  2 views today

Ilustrasi Daun Ganja

Ilustrasi Daun Ganja

EMPAT LAWANG – Peringatan keras diberikan Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) kepada semua kepala desa (Kades) di Empat Lawang. HBA menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada kades, jika di wilayahnya ditemukan ada ladang ganja

Peringatan ini disampaikan HBA saat pembinaan terhadap camat dan kades se Kabupaten Empat Lawang, Senin (15/9). “Kalau ditemukan ladang ganja lagi, kita pecat saja kadesnya. Ini tidak main-main. Ada kesan kades kurang memahami wilayahnya, itu karena tidak mau blusukan,” kata HBA.

Makanya terang HBA, ia kerap mengingatkan agar kades turun ke lapangan, mencari tahu kondisi masyarakat di wilayahnya. Nah, jika mendapat informasi ada ladang ganja, bisa langsung dilaporkan ke kepolisian atau lebih bagus mengungkap sendiri kasusnya. “Bukan hanya ganja atau narkoba, termasuk masalah keamanan pun harus tahu,” ucap HBA.

‪Kades terang HBA, adalah perpanjangan tangan pemerintah. Kades tidak perlu mengurusi daerah tetangga, namun lebih memfokuskan mengawasi wilayah masing masing. Jangan sampai kepolisian menangkap ladang ganja dan mengerebak gelanggang judi, malahan kades dan camat tidak tahu.

Selain itu HBA minta, kades kerap blusukan ke bawah agar lebih memahami kondisi daerahnya. “Nah, kalau ada jalan atau fasilitas umum perlu dibangun, segera laporkan. Jangan menunggu keluhan masyarakat, baru mau turun ke lapangan,” kritiknya.

Tak hanya memberikan sanksi, pemkab tegas HBA juga akan memberikan penghargaan kepada kades jika wilayahnya aman dan tidak ada masalah. “Tahun depan, kades kita kasih motor triil, agar bisa turun blusukan di desa,” janji HBA, seraya mengajak semua komponen masyarakat berpartisifasi guna membangun Kabupaten Empat Lawang.

Sementara itu salah Jusmar, satu kades di Empat Lawang mengaku siap membantu kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba. Ia menyebut, akan melapor ke kepolisian jika menemukan ada peredaran narkoba di wilayah yang dipimpinnya.

“Kalau ladang ganja di desa kami tidak ada, tetapi kalau penyalahgunaan aibon informasinya sudah banyak,” aku Jusmar seraya menambahkan masalah itu juga sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster