Sanksi untuk Kendaraan Parkir Sembarangan Didenda dan Langsung Diderek

 272 total views,  2 views today

Petugas sedang menggembok kendaraan yang Parkir Sembarangan | Dok KS

Petugas sedang menggembok kendaraan yang Parkir Sembarangan | Dok KS

PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, kini tengah mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Parkir Liar. Jika raperda itu disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), maka akan ada sejumlah sanksi kepada pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraanya secara sembarangan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian (Wadalops) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Isranedy yakin aturan tersebut, nantinya bisa meminimalisir potensi kemacetan di Palembang. Selain itu setidaknya, mampu memberikan efek jera kepada pengguna kendaraan yang kerap memarkirkan kendaraanya secara sembarangan.

“Selama ini, pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraanya sembarangan sudah diberikan sanksi yakni dengan mengembok rodal kendaraanya. Namun itu kurang efektif, karenanya akan diberikan sanksi lain berupa denda. Sanksi itulah, yang akan diatur dalam perda tersebut jika sudah disahkan,” kata Isranedy yang dibincangi, kemarin.

Berapa besar denda yang akan diberikan ? Isranedy mengaku, belum ditentukan. Sebab raperda tersebut jelasnya, masih terus digodok “Semuanya masih dalam kajian dan masih perlu pematangan materi, jika telah selesai baru akan diajukan ke DPRD Palembang untuk dapat disahkan menjadi Perda,” terangnya.

Selain denda sambungnya, dalam Perda tersebut juga akan mengatur soal penderekan terhadap kendaraan yang parkir secara liar dan ditinggalkan pemiliknya. “Kendaraan yang parkir sembarangan tak hanya didenda, tidak lagi akan kita gembok rodanya tetapi langsung diderek,” bebernya.

Isranedy menambahkan, beberapa lokasi yang sering dijadikan tempat parkir liar seperti di bawah fly over, taman kolam retensi didepan Mapolda Sumsel, Bundaran Air Mancur (BAM), depan SD Muhammadiyah di kawasan Balayudha dan masih banyak tempat lainya.

“Parkir liar ini sangat mengganggu, dengan perda itu diharapkan bisa menjadi solusinya, “ tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster