Lima Titik Ipal Dipasang Sistem Air Limbah, DED Baru Selesai 50 Persen

 233 total views,  2 views today

Ilustrasi Sungai Musi yang Penuh Sampah Enceng Gondo | Dok KS

Ilustrasi Sungai Musi yang Penuh Sampah Enceng Gondo | Dok KS

PALEMBANG – Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu, bakal segera terwujud. Saat ini, Detailed Engineering Design (DED) sistem air limbah yang akan dibangun di lima titik stasiun pompa tersebut, sudah rampung 50 persen.

“Lima titik lokasi stasiun pompa tersebut ditempatkan di bawah Ampera, Puskesmas Pembantu, Jalan Ali Gatmir, Jalan Veteran, dan Sungai Bayas,” kata anggota Tim Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Albert Rinaldo ketika dibincangi belum lama ini.

Rinaldo mengatakan, kelima titik stasiun pompa limbah tersebut didanai oleh AusAID dengan dana sebesar Rp 500 miliar. Namun terang Rinaldo, dari lima titik yang direncanakan untuk dibangun stasiun pompa tersebut masih ada satu titik yang bermasalah pembebasan lahannya.

“Pembebasan lahan di Jalan Veteran, masih bermasalah. Lahan itu, milik PT Maju Motor. Lahannya kosong, dan akan segera dibebaskan dalam waktu dekat ini. Kita masih melakukan pendekatan ke mereka,” jelansya.

Ia menerangkan, jika IPAL ini sudah selesai dibangun maka ada 21.336 Sambungan Rumah (SR) yang akan terserap dilimbah tersebut. Ia memprakirakan, dalam satu hari limbah yang dihasilkan setiap orang mencapai 148 liter. “Jadi, apabila setiap rumah, ada lima jiwa maka rata-rata limbah yang dihasilkan adalah sekitar 740 liter perhari,” bebernya.

Cara kerja dari sistem pengelolaan limbah ini jelasnya, awalnya limba dari rumah-rumah masyarakat akan disedot menggunakan pompa di lima titik tadi. Kemudian disalurkan ke IPAL di Sei Selayur.

“Berbagai jenis limbah rumah tangga itu seperti grey water yang meliputi limbah mandi atau mencuci dan black water terdiri dari limbah tinja, akan disalurkan ke IPAL menggunakan lima stasiun pompa tersebut. Selama ini, limbah dari rumah-rumah penduduk, penyedotannya menggunakan lumpur tinta dari komunal-komunal perumahan. Itu belum maksimal. Kita harapkan IPAL ini, bisa dibangun pada 2016 mendatang,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster