Inspektorat Janji Selidiki Penyalahgunaan Mobil Bantuan Kementrian PDT di Empat Lawang

 467 total views,  2 views today

Ilustrasi Mobil Plat Merah | Ist

Ilustrasi Mobil | Ist

EMPAT LAWANG – Dugaan penyalahgunaan tiga unit mobil bantuan dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Empat Lawang terus berlanjut, berbuntut panjang.

Pasalnya, Inspektorat Kabupaten Empat Lawang bakal melakukan investigasi penyalahgunaan penggunaan tiga unit mobil tersebut. Inspektorat juga, bakal melakukan pemeriksaan pada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dishubkominfo yang diduga menerima uang pelicin, dari tiga orang pemegang mobil dimaksud.

Hanya saja hingga berita ini diturunkan, Inspektorat Empat Lawang belum mengetahui secara detail informasi tentang adanya penyalahgunaan mobil bantuan Kementerian PDT itu. “Saya baru tahu dari kalian (wartawan, red), jika ada informasi seperti itu,” kata Kepala Inspektorat Empat Lawang, Qobal Antony, Jumat (12/9).

Diakui Qobal, hingga saat ini Inspektorat belum menerima laporan resmi dari masyarakat ataupun Dishubkominfo Empat Lawang, terkait penyalahgunaan mobil dinas ataupun adanya indikasi oknum PNS yang menerima uang dari ketiga orang yang memegang mobil.

“Jika ada laporan resmi dari masyarakat ataupun Dishubkominfo, kami segera turun ke lapangan untuk memeriksanya. Namun, terlebih dahulu izin dengan Bupati Empat Lawang,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga unit mobil truck bantuan dari Kementerian PDT, akhirnya ditarik paksa oleh Dishubkominfo Empat Lawang. Penarikan mobil ini dilakukan, terkait adanya laporan dari masyarakat bahwa mobil-mobil tersebut disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk kepentingan pribadi.

Ketiga mobil yang saat ini sudah dikandangkan di halaman Dishubkominfo Empat Lawang itu, masing-masing dari Kecamatan Paiker, Kecamatan Pendopo dan dari Kecamatan Saling.

“Sesuai perintah bupati, mobil itu ditarik dulu. Hingga saat ini, mobil itu belum bisa digunakan, karena masih menunggu petunjuk selanjutnya,” terang Kepala Dishubkominfo Empat Lawang, H Choiri Badri.

Mobil bantuan dari Kementerian PDT itu, kondisinya sudah mengalami kerusakan. Bahkan, beberapa peralatan dan asesoris seperti kunci, ban serap, bangku jok penumpang dan terpal, sudah tidak ada lagi. Selain itu, pajak kendaraan sudah mati. Sedangkan retribusi ke daerah yang harus dibayar setiap bulannya, sama sekali belum pernah dibayar.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster