Rumah Makan Mulai Beralih ke Elpiji 3 Kg

 270 total views,  2 views today

Ilustrasi Rumah Makan | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – PT Pertamina mulai Rabu (10/9), mulai menaikkan harga elpiji tabung 12 kilogram (Kg). Penyesuaian harga diputuskan sebesar Rp1.500 per kg, terhitung sejak 10 September, pukul 00.00 WIB.

Kenaikan harga elpiji ini, membuat sejumlah pemilik rumah makan (RM) di Palembang, kini beralih menggunakan elpiji tabung 3 Kg.

“Naiknya elpiji 12 Kg, sangat memberatkan kami sebagai pedagang. Hari ini (kemarin) harga sudah naik menjadi Rp 113-Rp 114 ribu per tabung. Sebelumnya hanya Rp 95-96 per tabung,” kata Murni (38), salah seorang pemilik RM di kawasan Jalan Ki Merogan, Kertapati saat dibincangi, kemarin.

Menurut Murni, walaupun kenaikan baru diberlakukan 10 September pukul 00.00 WIB, tetapi kenyataannya pengecer sudah menaikkan harga semenjak diumumkannya rencana kenaikkan harga elpiji tersebut oleh Pertamina. “Pemerintah tidak ada kontrolnya. Buktinya, harga belum naik, pengecer sudah naikkan harga duluan. Seharusnya dikontrol. Mulai kedepan mau pakai elpiji 3 kg saja,” katanya kesal.

Pedagang warung nasi lainnya, di kawasan Jalan Merdeka, Palembang, Fatimah mengaku, ia terpaksa beralih ke tabung elpiji 3 Kg, untuk menekan modal. Karena sebutnya, apabila tetap menggunakan elpiji 12 Kg, maka keuntungan akan sangat kecil bahkan bisa merugi.

“Pendapatan berjualan nasi, tidak besar. Sementara harga-harga kebutuhan pokok terus naik. Ditambah lagi naiknya elpiji 12 Kg itu, bisa rugi kami pedagang. Yah, solusinya gunakan elpiji 3 Kg saja, walaupun penggunaanya dilarang bagi usaha,” terangnya.

Fatimah berharap, pemerintah dapat lebih memberikan pengawasan terhadap distribusi elpiji 3 Kg, karena selain masyarakat miskin, pengguna tabung bentuk melon itu juga digunakan oleh masyarakat menengah keatas. Padahal mereka juga dilarang. “Banyak masyarakat menengah keatas yang gunakan elpiji 3 Kg. Kalau mau adil, naikkan semua jenis elpiji. Jangan hanya elpiji 12 Kg saja,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang, Syahrul Hefni mengatakan, harga elpiji 12 Kg baru naik Rabu (10/9), pukul 00.00 WIB. Kalau ada kenaikan terang dia, maka Pertamina atau Hiswana Migas harus melakukan pemberitahuan. “Belum naik. Biasanya ada pemberitahuan dari Hiswana Migas,” jelasnya melalui pesan singkat.

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster