Penjualan Motor dan Mobil Bekas Lesu

 713 total views,  2 views today

Foto slahsatu Dealer yang Ada di Kota Palembang | Dok KS

PALEMBANG – Penjualan motor bekas (seken) di Kota Palembang, Sumatera Selatan saat ini mulai lesu, hal ini dikarenakan pengaruh turunnya harga jual beberapa jenis komoditas hasil perkebunan seperti karet dan kelapa sawit.

“Sejak merosotnya harga hasil kebun rakyat seperti karet dan kelapa sawit, transaksi jual beli motor bekas penjualan terus mengalami penurunan. Penurunan hingga mencapai 50 persen hingga 30 persen,” kata Suhaimi, Pemilik Showroom Rian Motor yang berada di Jalan Inspektur Marzuki Simpang Penjara Pakjo Palembang, Rabu (10/9).

Dia menjelaskan, untuk setiap bulan biasanya minimal mampu menjual hingga 100 unit sepeda motor, namun sekarang hanya mampu menjual 50 hingga 20 unit sepeda motor seken. Untuk harga motor seken bervariasi mulai dari Rp 5 Juta sampai Rp 25 juta.

“Dalam kondisi sulit sekarang ini, pihaknya berupaya bertahan menjalani bisnis yang ditekuni sejak 15 tahun terakhir itu dengan mengurangi stock,” katanya.

Sebelum harga komoditi merosot, menurut Suhaimi Showroom nya mampu menampung sebanyak 200 unit motor seken, namun sejak anjloknya beberapa harga komoditi Showroomnya mampu menstock sebanyak 100 motor.

“Alhamdulillah setiap bulan ada beberapa motor yang terjual dan biaya operasional serta gaji karyawan bisa diatasi,” katanya.

Sepinya pembeli bukan hanya terjadi pada motor seken tapi juga terjadi pada “show room” mobil bekas Nadia Maju Motor.

Andi salah satu pegawai mengatakan, untuk penjualan mobil sekarang mengalami penurunan drastis bahkan pada awal September ini belum ada satupun barang dagangannya yang laku.

“Pelanggan kami selama ini sebagian besar dari daerah penghasil karet dan kelapa sawit, mungkin karena terjadinya penurunan harga komoditi ekspor itu menjadi salah satu penyebab sepinya pembeli,” ujarnya.

Sepinya pembeli mobil akhir-akhir ini membuat pihaknya tidak bisa menetapkan harga jual baru menyesuaikan kenaikan berbagai kebutuhan pokok dan kenaikan tarif dasar listrik.

Mengenai harga jual mobil bekas, sementara masih tetap seperti tahun lalu yakni untuk mobil Avanza keluaran tahun 2004 ditawarkan Rp123 juta, Inova tipe G tahun 2005 Rp165 juta, Xenia L.i Sporty 1.0 tahun 2007 Rp125 juta, Terios TX 2007 Rp165 juta dan sedan Yarris tipe E transmisi manual tahun 2006 ditawarkan Rp128 juta per unit,” katanya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster