Lucianty Cs Gugat PAN ke Pengadilan

 414 total views,  2 views today

Lucianty Pahri,salah satu caleg DPRD Sumsel terpilih dari dapil MUba yang dipecat oleh DPP PAN menunjukkan SK pemecatannya. Lucianty bersama caleg PAN lainnya yang dipecat, Beberapa Waktu lalu | Foto : Soni Kushardian

PALEMBANG – Konflik di internal Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel, belum juga menemukan titik terang. Sebab Lucianty dan Mardiansyah, bakal menggugat Surat Keputusan (SK) pemecatan mereka ke pengadilan.

Lucianty dan Mardiansyah adalah dua Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari partai berlambang matahari terbit tersebut yang terpilih sebagai anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Muba. Namun hak mereka dibatalkan, karena DPP PAN memecat keduanya sehingga kursi milik mereka di DPRD Sumsel, diserahkan ke M Syarif dan Novaldo Alqudsi.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, Lucianty dan Mardiansyah bersama sejumlah caleg PAN dari dapil Muba lainnya, sebelumnya menggugat SK DPP PAN tersebut ke Majelis Penyelesaian Sengketa (MPS) DPP PAN.

Kemarin (8/9), MPS DPP PAN telah mengeluarkan putusannya. Isinya, menolak gugatan tersebut. “Gugatan ke MPS telah putus, dengan hasil gugatan ditolak dan tetap melakukan pemberhentian terhadap klien kita atas nama Lucyanti dan Mardiansyah dari keanggotaan partai,” kata kuasa hukum Lucianty dan Mardiansyah, Febuar Rahman saat dihubungi, Rabu (10/9).

Walau pun begitu kata Febuar, kedua kliennya akan tetap melakukan perlawanan secara hukum terhadap putusan DPP PAN tersebut. .” Kami akan segera mengajukan gugatan atas pemberhentian tersebut ke Pengadilan Negeri (PN),” ungkap Febuar.

Tolak Syarif dan Novaldo

Sementara itu, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sumsel, menolak penunjukkan M Syarif dan Novaldo Alqudsi sebagai anggota DPRD Sumsel terpilih, menggantikan Lucianty dan Mardiansyah.

Alasannya menurut Wakil Ketua Bidang Advokasi DPW BM PAN Sumsel, Darussalam, pemecatan Lucianty dan Mardiansyah, tidak sesuai dengan konstitusi partai. Pemecatan tersebut terangnya, tidak lebih untuk mengakomodir kepentingan beberapa elit partai. “Ini terbukti dengan penunjukan Yudi F Bram menggantikan Mardiansyah, yang akhir diakui salah oleh PAN dan diganti oleh Novaldo,” kata Darussalam ketika dihubungi, kemarin.

Namun penunjukkan Novaldo pun sebut Darussallam, juga menyalahi. Novaldo sebutnya, adalah adik dari Okke Hatta, istri Ketua Umum PAN, Hatta Radjasa. Novaldo jelasnya, adalah Caleg DPRD Sumsel dari daerah pemilihan (dapil) Muaraenim, PALI dan Prabumulih.

Di pileg lalu, ia hanya memperoleh suara terbanyak ketiga untuk caleg PAN di dapik tersebut. “Saat Pilpres lalu, Novaldo juga harusnya terang Darussalam, dievaluasi sebagai Ketua DPD PAN PALI. Sebab pasangan Prabowo-Hatta, kalah telak,” ujarnya.

“Kalau DPW dan DPP PAN mau konsisten, harusnya Novaldo juga dievaluasi dengan kekalahan pasangan Prabowo-Hatta di PALI. Bukankah itu, yang jadi alasan pemecatan terhadap Lucianty dan Mardiansyah,” ucapnya.

Karenanya sebut Darussallam, DPW BM PAN, sebagai salah satu sayap partai mempertanyakan keputusan penunjukkan Novaldo untuk menggantikan Mardiansyah, sebagai anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019.  

BM PAN Sumsel pun tegasnya, akan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, untuk melantik Lucianty dan Mardiansyah sebagai anggota DPRD Sumsel terpilih. Apalagi keduanya, dari informasi yang kami dapatkan akan menggugat keputusan pemecatan tersebut ke PN.

 

TEKS          : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster