“Jangan Melahirkan Melalui Dukun”

 348 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

MUARAENIM – Data Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, angka kematian ibu dan anak saat di Indonesia terbilang masih tinggi. Angka Kematian Ibu (AKI) pada 2013, mencapai 359 per 100 ribu kelahiran hidup sementara Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 32 per 100 ribu kelahiran hidup.

Karenanya, UPTD Kesehatan Kecamatan Tanjung Agung menghimbau ibu hamil untuk rutin memeriksakan kesehatannya di Puskesmas maupun Posyandu. “Kita juga menghimbau mereka untuk melahirkan kepada bidan, jangan sama dukun,” kata Kepala UPTD Kesehatan Kecamatan Tanjung Agung, Ahmad Gani melalui Kasi Pemegang KIA, Romana Pandiangan saat dibincangi, Rabu (10/9).

Saat ini terangnya, pelayanan Posyandu di desa-desa semakin ditingkatkan. Dinkes pun bebernya, memberdayakan masyarakat di desa-desa untuk menjadi kader Posyandu. Itu semua sebutnya, dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan Posyandu di desa.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu, untuk menekan AKI dan AKB, dilakukan pula penggalakan gerakan masyarakat seperti Gerakan Sayang Ibu dan lainnya. Tujuannya, agar ada kepedulian masyarakat untuk menekan AKI dan AKB.

Ia menerangkan, saat ini Dinkes sedang mengejar target untuk mencapai Melenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015, yaitu 102/100.000. Sedangkan untuk pencapaian tahun sebelumnya 118/100.000.

“Artinya rata-rata dalam seratus ribu kelahiran bayi, maksimal hanya ada 102 saja yang tidak selamat, itu target nasional. Tetapi kita terus tekan kematian bayi dan ibu hamil setiap tahunnya, dengan berbagai upaya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Agung, Rahmat Noviar MSi melalui sekretarisnya menyampaikan apresiasi kepada UPTD Kesehatan yang telah terus berupaya menekan kematian bayi dan bumil selama ini.

Menurutnya, angka tersebut terus turun. Tidak hanya pada angka kematian bayi dan ibu hamil saja yang menjadi perhatian pemerintah, tetapi juga kondisi gizi masyarakat selama ini terus mendapatkan perhantiannya. “Kondisi gizi buruk di masyarakat juga terus dapat kita tekan, dan usia harapan hidup di Tanjung Agung juga meningkat,” tukasnya.

 

TEKS            : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster