Bebas Buta Aksara Alquran tak Berjalan

 323 total views,  2 views today

Anak-anak Sedang Belajar Membaca Al-quran | Foto : Bagus Kurniawan/KS

EMPAT LAWANG – Program bebas buta aksara Alquran di Kabupaten Empat Lawang, tak berjalan. Padahal Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA), mensyaratkan bagi lulusan Sekolah Dasar (SD) yang hendak masuk SMP untuk bisa membaca dan menulis Alquran.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, selama dua tahun terakhir program Taman Pendidikan Alquran (TPA) yang menjadi program ekstrakurikuler wajib di sekolah terkesan hanya berjalan ditempat. Bahkan program TPA tersebut, yang sebelumnya dikelola Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), kini dikembalikan lagi ke sekolah masing-masing.

Hasilnya, siswa yang mengikuti program tersebut terkesan hanya mengejar nilai. Sementara out put nya nihil, karena masih banyak siswa yang belum mumpuni dalam membaca Alquran. Banyak lulusan SD di kabupaten ini, belum bisa mengaji bahkan masih kurang dalam pemahaman huruf hijaiyah nya.

“Kelihatannya cuma ngejar nilai, terus wisuda tetapi tidak tahu kelanjutannya seperti apa sekarang,” kata Desi, salah satu warga Kelurahan Tanjung Kupang, ketika dibincangi, Rabu (10/9).

Desi menyebut, program TPA yang dimulai sejak SD sebenarnya program bagus, namun tidak berlanjut ke SMP. Sehingga anak-anak pun menjadi lupa, dikarenakan pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah hanya beberapa jam saja. Sementara program baca dan tulis Alquran, sifatnya ekstrakurikuler.

Desi berharap, program ini dapat berlanjut dengan yang lebih baik atau menggandeng institusi lainnya. “Program TPA sangatlah baik dalam menangkal pergaulan bebas dan negatif,” ucapnya.

Sementara itu Ketua BKPRMI Empat Lawang, Ustad Ahmad mengatakan, sejauh ini BKPRMI tetap jalan dengan aktifitasnya. Namun diakuinya, kini perkembangan TPA terkendala dengan dana. Sebab dana untuk program TPA, berasal dari dana hibah. “Tak boleh lagi dianggarkan di APBD, kita kesulitan dana makanya agak lamban,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster