Alex Noerdin : Malas Bekerja TPP Dipotong

 274 total views,  2 views today

Alex Noerdin, Gubernur Sumsel | Dok KS

PALEMBANG – Peringatan diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) kepada semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan pemprov. Para abdi negara yang malas bekerja, bersiap-siaplah akan mendapatkan potongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).

Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumsel, Ahmad Najib mengungkapkan, pemprov sepakat memberikan TPP bagi PNS dengan catatan kinerjanya sudah baik dan maksimal.

“TPP ini merupakan bentuk penghargaan gubernur kepada para PNS di lingkungan Pemprov Sumsel. Untuk nominalnya pun, beragam sesuai kinerja dari pegawai itu sendiri. Semakin baik kinerjanya, maka nominal tpp yang diterima juga lumayan besar,” ucap Najib usai rapat membahas pemberian TPP di ruang rapat Setda Sumsel, Rabu (10/9).

Najib menjelaskan, pemberian TPP bagi tiap pegawai ini sudah dijalankan sejak pak Alex Noerdin menjabat gubernur Sumsel dari periode pertama hingga periode kedua ini. “Sesuai arahan dari gubernur, TPP diberikan kepada PNS yang mempunyai kinerja yang baik. Jika PNS tersebut tidak mempunyai kinerja yang bai,k bahkan cenderung malas dalam bekerja, maka konsekuensi yang diberikan ialah pemotongan nominal TPP,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa rencana pemotongan nominal TPP ini, akan dituangkan dalam keputusan gubernur, dengan juga membentuk tim gabungan yang akan membahas masalah TPP itu sendiri.

Pihaknya juga mewajibkan kepada seluruh Satuan Kerja Prangkat Daerah (SKPD), supaya melengkapi kantor dengan finger print (sistem absen sidik jari) dan CCTV, untuk memberikan pengawasan terhadap kinerja pegawai masing-masing.

“Nah, apabila ada Kepala SKPD tidak memberikan pengawasan yang benar terhadap kinerja pegawainya, maka kepala SKPD akan ditindak langsung oleh Gubernur,” urainya seraya mengharapkan mulai 1 Januari 2015, keputusan gubernur sudah bisa diberlakukan dan disosialisasikan agar kinerja para pegawai semakin baik.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyampaikan, TPP yang diberikan itu sesuai dengan tugas yang dijalankan oleh para pegawai. Jika baik kinerjanya maka TPP yang ia terima pasti baik. Tapi, kebalikannya jika mereka malas-malasan tanggung sendiri akibatnya. “Kalau ada laporan ke saya terdapat pegawai yang malas-malasan apalagi ada yang bolos tanpa izin. Ya, siap-siap saja dimutasi ke daerah,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster