Prabumulih Tingkatkan Produksi Padi Lebak

 530 total views,  2 views today

Ilustrasi Petani Padi | Foto : Bagus Park

PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih tahun 2014 memeroleh bantuan dari provinsi sebesar Rp 600 juta untuk keberlangsungan kelompok tani lebak. Bantuan ini diperuntukkan bagi petani padi di Kelurahan Payu Putat seluas 375 hektar, Kelurahan Sungai Medang seluas 125 Ha. Berharap produksi padi bisa ditingkatkan.

Keberhasilan masyarakat petani di kelurahan ini dalam mengembangkan padi lebak mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Prabumulih. Panen raya yang siap dipotong (di ketam) bahkan telah dilaksanakan Sekretaris Daerah Prabumulih Djoharudin Aini mewakili Wali Kota Prabumulih. Dalam kesempatan panen raya ini nampak hadir Sekretaris Dinas Pertanian Sumsel Miswar, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih Sri Suryanti Ngesti Rahayu, Camat se-Kota Prabumulih, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M Rasyid, Kepala dinas Kesehatan Prabumulih Iwan Hasibuan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Prabumulih Samsurizal dalam sambutannya mengatakan, bantuan sosial untuk lahan lebak seluas 500 hektar ini diharapkan bisa jadi motivasi bagi masyarakat petani lebak guna meningkat hasil produksi.

“Sebenarnya di Kota Prabumulih ini dapat meningkatkan lahan lebak seluas 1.000 hektar, namun karena keterbatasan dana akhirnya yang dapat ditanami 500 hektar,” cetusnya.

Sementara sambutan Wali Kota Prabumulih yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Prabumulih Djoharudin Aini menyampaikan, panen raya ini merupakan kebanggaan bagi pemerintah Kota Prabumulih sebab dalam kurun waktu setahun, Prabumulih mendapat tujuh penghargaan nasional dan satu penghargaan regional.

“Ini hasil dari kerja nyata, hasil dari kesungguh-sungguhan kita dalam mencurahkan pikiran, tenaga, dan kerjasama untuk mencapai suatu yang dicita-citakan dan diimpikan,” katanya.

Ditingkatkannya sektor pertanian, Pemerintah Kota Prabumulih selalu memberikan perhatian khusus demi kemajuan dan kelangsungann sektor pertanian dan perkebunan karena sektor pertanian dan perkebunan adalah yang banyak menyerap tenaga kerja apalagi masyarakat mayoritas adalaj petani.

Kata Sekda, adapun program-program bantuan yang telah diterima para petani pada sawah di Kota Prabumulih adalah tahun 2011, bantuan sosial kegiatan SLPTT senilai Rp 529.200.000,- dengan realisasi fisik 500 Ha padi sawah lebak dan 228 Ha padi lahan kering. Tahun 2013, bantuan sosial kegiatan pengembangan optimasi lahan pertanian senilai Rp 489.000.000,- untuk alokasi padi seah lebak seluas 240 Ha.

Tahun 2014, bantuan sosial kegiatan SLPTT senilai Rp 600.000.000,- untuk alokasi padi sawah lebak seluas 500 Ha.

“Kegiatan ini dilaksanakan di dua kelurahan yaitu 15 kelompok tani (400 KK) dengan alokasi seluas 375 Ha di Kelurahan Payu Putat Kecamatan Prabumulih Barat dan 4 kelompok tani (130 KK) dengan alokasi seluas 125 Ha di Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai,” ucapnya.

Usai kata sambutan, Sekda Djoharudin Aini didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Sumsel Miswar, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih Sri Surtyanti Ngesti Rahayu, Ketua Dharma Wanita, Kepala Dinas Pertanian Kota Prabumulih Samsurizal bersama-sama turun ke sawah untuk memotong padi lebak.

 

TEKS      : IRSAN MATONDANG

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster