Pinjaman Modal Tanpa Agunan Oleh Pemket Palembang Terancam Gagal

 279 total views,  2 views today

ilustrasi

PALEMBANG – Niat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk memberikan pinjaman tanpa agunan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Palembang, terancam gagal. Pasalnya, hingga sekarang dana tersebut belum bisa dicairkan.

“Kami masih menunggu beroperasionalnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang merupakan anak perusahaan dari PT SP2J. Sekarang belum operasional,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang, Syahrul Hefni yang dibincangi di balai kota, Selasa (9/9).

Syahrul menyebutkan, dana yang disiapkan untuk UMKM tersebut sebesar Rp 5 miliar. Katanya, rencananya awal September lalu diupayakan untuk usaha mikro dahulu. Namun, karena tidak ada kejelasan, terpaksa harus bersabar hingga tahun depan. “Yah kami tunda. Karena belum jelas kapan BPR beroperasi dan diresmikan,” terangnya.

Syahrul mengaku, dana pinjaman modal bagi UMKM tersebut merupakan inisiatif Wali Kota Palembang, Romi Herton. Namun, karena wali kota, tersandung persoalan hukum, penyaluran pinjaman itu mengalami hambatan.

“Data UMKM dari 16 kecamatan di Palembang sudah kami kumpulkan. Semuanya sudah lengkap. UMKM yang dapat dana itu, minimal usahanya sudah berjalan satu tahun, baru bisa di berikan dana itu,” bebernya.

Sementara itu, Dirut BPR Pasar, Armansyah mengatakan, pihaknya masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), karena ada salah satu syarat yang belum diselesaikan. “Ada kelengkapan yang harus dipenuhi lagi. Kalau bicara siap. Sudah lama kami siap, tapi karena kendala teknis inilah membuat rencana beroperasinya BPR molor,” tukasnya.

 

TEKS         : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster