200 Ton Solar Tak Bertuan Diamankan

 135 total views,  2 views today

Satuan kepolisian saat mengamankan dan menunjukkan 200 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diangkut menggunakan kapal tongkang. | Foto ; Oscar Ryzal

PALEMBANG – Sebanyak 200 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diangkut menggunakan kapal tongkang, berhasil diamankan petugas Kepolisian air dan udara (Polairud) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (8/9) pukul 13.30 WIB.

 

Ratusan ton solar tak bertuan ini, ditemukan terdampar di tepi Sungai Borang, Kabupaten Banyuasin. Saat ditemukan, sudah tidak dijumpai pemilik maupun tugboad yang menarik tongkang ini.

 

Dari pantauan di lapangan, tongkang yang terdampar ukuranya sekitar 25×8 meter. Ada tujuh lubang yang ada di permukaan atas tongkang. Masing-masing lubang dikunci dengan menggunakan 18 mur yang bisa dibuka dengan kunci inggris ataupun kunci berukuran 22. Begitu tutup dibuka, ada karet berbentuk lingkaran yang begitu diangkat akan langsung terlihat minyak mentahnya.

 

Tongkang terdampar tepat berada di tepi sungai. Lokasinya jauh dari pemukiman masyarakat dan hanya terlihat ada dua rumah panggung terbuat dari kayu di sekitar lokasi tongkang terdampar. Dari Mako Ditpolairud Polda Sumsel, lokasi terdamparnya tongkang bisa ditempuh dalam waktu 30 menit.

 

Dikatakan Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel, AKBP Denny Heryadi, tongkang berisikan 200 ton minyak mentah diduga ilegal ini ditemukan saat melakukan patroli di wilayah perairan. Saat ditemukan, tidak terlihat pemilik ataupun tugboad yang menarik tongkang ini.

“Kita duga, tongkang tidak bisa ditarik karena perairan di sungai sedang surut. Akibatnya, tongkang terdampar dan ditinggalkan tugboad yang menariknya,” kata Denny, Selasa (9/9).

 

Untuk saat ini, lanjut Denny, dugaan sementara 200 ton minyak mentah di dalam tongkang akan dibawa ke Singapura. Ini mengacu daru jalur yang dilintasi tongkang. Namun, untuk pastinya, Ditpolairud Polda Sumsel akan bekordinasi dengan Dinas Perhubungan Syahbandar Palembang.

 

Selain itu, lanjut Denny, Ditpolairud Polda Sumsel akan memeriksa identitas tugboad yang menarik tongkang ini. Ini bisa diperiksa di Dinas Perhubungan Syahbandar karena seluruh kapal yang melintas pastinya terdaftar di sana.

 

“Yang pasti, dilihat dari lokasi terdamparnya tugboad, bongkar muat minyak bukan di sini. Bisa jadi, minyak mentah diantar menggunakan truk sebelum dipindahkan ke tongkang,” kata Denny.

 

Dibeberkan Denny, ini merupakan temuan pertama Ditpolairud Polda Sumsel terhadap tongkang terdampar berisikan minyak mentah. Sebelumnya, minyak mentah ditemukan di dalam bak truk yang diangkut feri. Sisanya, hanyalah ditemukan di darat.

 

TEKS    : OSCAR RYZAL

EDITOR  : ROMI MARADONA

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster