1 Tahun, Tak Nikmati Air Bersih PDAM, Ratusan Pelanggan Mengeluh

 197 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

KAYUAGUNG – Akibat pelayanan yang tak maksimal, sedikitnya 200 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kayuagung yang berdomisili di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengeluh lantaran selama 1 tahun lebih air bersih tidak mengalir ke rumah pelanggan.

Terlebih, saat ini sedang memasuki musim kemarau, sehingga warga yang selama ini mengandalkan air bersih dari pihak PDAM kini terpaksa menggunakan air sumur yang mulai mengering. Warga berharap pihak PDAM segera mencarikan solusi agar masyarakat dapat segera menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk air minum, memasak, mandi serta mencuci.

Salah seorang pelanggan PDAM di Kecamatan Tulung Selapan, Hery mengaku sejak awal Desember 2013 lalu, PDAM Tulung Selapan tidak lagi mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah pelanggan.

“Menurut penjelasan pihak PDAM, penyebab tidak mengalirnya pasokan air bersih ke rumah pelanggan karena mesin yang digunakan untuk mensuplay air ke rumah pelanggan tidak menyala, hal itu karena tegangan listrik di wilayah Tulung Selapan kecil,” ujar Hery, Selasa (9/9).

Namun, kata Hery, walaupun telah berlangsung sejak lama, pihak pengelola tak kunjung mencarikan solusi untuk mengatasi persoalan yang terjadi. “Ini masalahnya, lebih dari satu tahun air bersih tidak mengalir, tapi pihak PDAM tidak berupaya turun ke lokasi untuk mencarikan solusi,” keluhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD OKI asal Tulung Selapan, Abdiyanto SH meminta agar pihak PDAM segera mencarikan solusi kesulitan air bersih bagi warga Tulung Selapan, khususnya bagi mereka yang telah menjadi pelanggan PDAM. “Memang kualitas air sumur di wilayah ini cukup baik untuk dikonsumsi, namun ada sebagian warga yang kesulitan air bersih, terutama 200 warga yang telah tercatat sebagai pelanggan. Jadi kami mengharapkan pihak terkait segera mencarikan solusi, jangan sampai masalah yang telah berlangsung 1 tahun terakhir menjadi berlarut-larut,” tandasnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Agung, Kohar ketika dikonfirmasi membenarkan jika selama 1 tahun terakhir, air bersih dari PDAM Tulung Selapan tidak mengalir. “Penyebabnya tegangan listrik disana kecil, jadi mesin kami di PDAM sana tidak menyala dengan normal. Apalagi sering terjadi pemadaman listrik di wilayah Tulung Selapan,” ujar Kohar.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke lokasi bersama pihak PLN cabang Palembang untuk mengatasi permasalahan rendahnya tegangan listrik di wilayah Tulung Selapan dan sekitarnya. “Jadi listrik di wilayah Tulung Selapan dan sekitarnya dipasok dari PLN cabang Palembang. Jadi mereka yang berwenang mengurus permasalahan rendahnya tegangan listrik, setelah tegangan listrik normal, baru kita bisa kembali mensuplay air bersih ke pelanggan,” bebernya.

Menurut Kohar, PDAM Tulung Selapan dibawah naungan PDAM Tirta Agung OKI bertugas mengelola air bersih bagi 200 pelanggan. “Jadi air yang dikelola adalah air dari sumur bor, bukan intake dari air sungai seperti PDAM lainnya. Kapasitasnya sendiri 10 liter/detik, jika tegangan listrik normal maka pelanggan kami disana bisa kembali menikmati air bersih,” pungkasnya.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : ROMI MARADONA

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster