Antar Sabu ke Polisi, Residivis Pembunuhan Dibekuk

 303 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Mardani (35), warga Jalan M Isa, Lorong Fajar, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II Pelambang, dibekuk anggota Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan Sumsel), Minggu (7/9) pukul 19.30 WIB.

Residivis kasus pembunuhan tahun 2002 ini, ditangkap lantaran dirinya mengantarkan sabu pesanan, kepada anggota kepolisian yang sedang melakukan penyamaran. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka meringkuk di balik hotel prodeo Polda Sumsel.

Dari penangkapan yang dilakukan, Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel menyita sembilan paket kecil sabu seberat 1,73 gram. Jika diuangkan, nilai sabu itu seharga Rp600 ribu.

“Saya ambil sabu dari Sp (DPO). Satu kali transaksi bisa untung Rp400 ribu,” kata Mardani, Senin (8/9) kemarin.

Dikatakan Mardani, dirinya terpaksa menjual sabu karena tidak bisa menjalani pekerjaan berat. Diterangkanya, sejak keluar dari penjara karena kasus pembunuhan berencana, ia kerja sebagai kuli bangunan. Naas, karena kecelakaan bermotor, ia menderita cedera di tangan sehingga tidak bisa kerja berat.

Di tengah kesusahan mencari pekerjaan untuk menghidupi isteri dan dua anaknya, Sp datang mengajak Mardani jual sabu. Tanpa pikir panjang, Mardani menerima tawaran itu dengan mengambil sabu dari Sp.

“Saat dipenjara karena kasus pembunuhan berencana, saya dipenjara tujuh tahun. Itu terjadi di tahun 2002,” kata Mardani.

Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Deddy Setyo, melalui Kasubdit I Ditres Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Syahril Musa, mengatakan penangkapan terhadap Mardani berawal dari laporan masyarakat yang mengatakan seringnya transaksi narkoba di sekitar tempat tinggal Mardani.

Begitu didalami, informasi itu benar adanya dan didapati sembilan paket kecil sabu di rumah Mardani. “Dia ditangkap setelah anggota menyamar menjadi pembeli. Selanjutnya, akan kita cari keberadaan bandar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, Mardani dijerat pasal 112 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika” pungkas Syahril.

 

TEKS    : Oscar Ryzal

EDITOR   : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster