11 DPC NasDem Tolak Kepengurusan Baru

 294 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Pasca Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres),  konflik di internal partai politik (parpol) di Sumatera Selatan (Sumsel), mulai bermunculan. Setelah Partai Amanat Nasional (PAN), kini giliran konflik terjadi di Partai NasDem.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, disaat Ketua DPW Partai NasDem Sumsel, Syahrial Oesman melantik  Ketua DPD Partai NasDem Kota Palembang, H Yandi Effendi, menggantikan Ardhani Awam yang dipecat di Hotel Amaris, Palembang, Jumat (5/9), disaat yang sama  11 DPC Partai NasDem di Kota Palembang menolak kepengurusan baru tersebut.

“Kami 11 Ketua DPC Partai NasDem di Kota Palembang, solid mendukung Ardhani Awam. Kami dengan tegas menolak, serta tidak mengakui adanya kepengurusan baru versi Syahrial Oesman,” kata Ketua Forum Koordinasi Dewan Pimpinan Cabang (FKDPC) se-Kota Palembang, Nizam Makmun didampingi Sekretarisnya, Wahidi dan para Ketua DPC Partai NasDem, kemarin.

Sementara itu, Marwan Effendi, Sekretaris Kota Palembang versi Ardhani Awam menyebut,  mereka mempertanyakan Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem dengan nomor 749/SK/DPP-NasDem/IV/2014 yang isinya menon aktifkan H Ardani Awam sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kota Palembang, karena dianggap menggelapkan dana saksi saat Pileg.

SK tersebut terang Marwan, dikeluarkan justru disaat kader dan pengurus tengah disibukkan untuk mengurusi Pileg, 9 April 2014. “Surat itu diusulkan tanggal 9 April dan tanggal 10 April, SK tersebut keluar. Beberapa kali kami menanyakan keabsahannya, masa situsasi yang cukup sibuk seperti itu bisa mengeluarkan SK,” terang Nizam.

Walau pun begitu jelas Nizam, kader dan pengurus Partai NasDem di Kota Palembang tetap berusaha tak terpengaruh dan terus mengawal perolehan suara Partai NasDem di Palembang. “Penonaktifkan tersebut, ada kejanggalan. Karena Syahrial Oesman sendiri, sudah di non aktifkan sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sumsel, sesuai putusan mahkamah partai yang diketuai Prof OC Kaligis dengan surat keputusan Nomor 23 tahun 2014. Mahkamah partai juga, telah mengembalikan jabatan Ardani Awam sebagai Ketua DPD Kota Palembang,” tegasnya.

Menanggapi mosi tidak percaya 11 Ketua DPC Partai NasDem se Kota Palembang ini, Ketua DPW Partai NasDem Sumsel, Syahrial Oesman yang dikonfirmasi menyebut, ia sudah mendapatkan mandat dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh untuk melantik pengurus baru DPD Partai NasDem Kota Palembang.

“Yang jelas, saya hari ini melantik Ketua DPD Partai NasDem Kota Palembang yang baru dengan berdasarkan mandat ketua umum. Jadi siapa yang mecat saya?  Buktinya, saya  masih ditugaskan melantik dan dapat mandat. Ini tidak sembarangan. Ada orang DPP yang hadir,” ucap mantan Gubernur Sumsel ini.

” Saya  membacakan SK DPP. Kalau mereka (Ardhani Awam Cs) mengatakan aku dipecat berdasarkan putusan mahkamah partai, harus diketahui mahkamah partai itu dibawah DPP. Semua keputusan harus melalui ketua umum,” ujarnya.

Ia menyarankan, agar kelompok kecewa ini agar membuat partai sendiri. Karena menurut dia, tidak bisa anggota partai menuruti kendak sendiri.” Tidak bisa mau kehendak kita sendiri, kalau tidak buat partai sendiri saja. Kita harus tunduk dibawah garis partai, soal yang lain juga ada yang menolak, saya yakin pelan-pelan akan sadar,” tukasnya.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR       : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster