Tak Ikuti Jajak Sang Kakak, SFC U-21 Pimpin Klasmen

 345 total views,  2 views today

Skuad SFC U 21 | Foto : Bagus Kurniawan

Skuad SFC U 21 | Foto : Bagus Kurniawan

SURABAYA – Tak seperti kakaknya yang tampil loyo di Indonesia Super League (ISL) hingga gagal menembus babak delapan besar, skuad Sriwijaya FC U-21 justru tampil trengginas dibabak 12 besar ISL U-21 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Usai mengalahkan tuan rumah Persebaya U-21, Kamis (4/9), giliran Persija Jakarta U-21 yang dilumat. Dalam pertandingan kemarin,  Diawal paruh pertama, SFC U-21 harus kebobolan lebih dulu oleh Persija U-21 melalui striker Ikhsan Sari pada menit ke-5. Namun lima menit sebelum turun minum, penyerang SFC U-21  Juanda Priatna mampu menyamakan kedudukan 1-1.

Pada babak kedua, justru SFC U-21 berbalik memimpin dengan skor 2-1  setelah jajaran melakukan  perubahan strategi . Gol kedua ini diciptakan Manda Cingi pada menit 57, Manda sukses memperdaya kiper Persija U-21 Reno Kurnia dengan sepakan yang terukur. Tak lama kemudian, menit 61 Juanda Priatna kembali membukukan namanya di papan skor hingga kedudukan menjadi 3-1 untuk keunggulan SFC U-21 sementara.

Unggul sementara tak membuat SFC menurunkan tempo permainan, justru tim besutan Andi Susanto ini terus melakukan tekanan. Hingga terjadi dua gol tambahan lewat Novrian pada menit 71 dan Juanda mencetak gol ketiganya diakhir paruh kedua. SFC unggul 5-1 hingga peluit panjang penutup laga ditiupkan wasit.

Kemenangan kedua, setelah sebelumnya mengalahkan Persebaya U-21 dengan skor 3-2, Laskar Mudo Wong Kito untuk sementara ini memincaki klasemen grup L dengan raihan 6 poin. Sedangkan Persija, masih harus  masih harus menunggu hasil pertandingan antara Persita vs Persebaya.

Usai laga,  Asisten Manajer SFC U-21, Bambang Supriyanto mensyukuri hasil yang diraih Hapit Ibrahim dan kawan-kawan. Kendati dalam laga kedua ini Bambang menilai kinerja  wasit tidak menjunjung tinggi fair play  sepanjang pertandingan.

“Saya salut dengan mental bertanding anak-anak, walaupun tim kita selalu mendapatkan perlakuan kurang adil dari wasit, tapi anak-anak bisa menjaga permainan dan mampu membalikkan keadaan. Hasil ini sesuai dengan yang kita canangkan,” kata Bambang.

Dua kemenangan ini menjadi modal berharga bagi SFC U-21, sebelum menghadapi Persita U-21 (7/9) dipertandingan terakhir putaran pertama babak 12 besar di Surabaya. Selanjtnya putaran kedua akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Sebagai evaluasi, Bambang mencermati permasalahan yang serius pada timnya adalah masalah konsentrasi. “Kita akan perbaiki ini, agar di pertandingan terakhir nanti bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” ucap Bambang.

Sementara itu, pelatih Persija U-21, Blitz Tarigan mengaku kecewa dengan penampilan anak asuhnya. Meski begitu dia tetap memberikan apreasi kepada pemain yang sudah bermain dengan maksimal.

Minimnya recovery yang dimiliki anak asuhnya menjadi salah satu penyebab kekalahan atas SFC U-21. Dengan hanya jeda satu hari, sulit baginya untuk mengembalikan kebugaran pemain dalam waktu singkat.

“Dibabak pertama kali mampu meredam agresitas SFC U-21, tapi dibabak kedua fisik pemain mulai menurun drastis dan sulit mengembangkan permainan dan mengimbangi permainan lawan,” tukasnya.

 

TEKS           : IQBAL

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster