SFC Ditawari 3 Pelatih Asing

 226 total views,  2 views today

SFC
PALEMBANG – Menjelang  berakhirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, Sriwijaya FC banjir tawaran calon pelatih anyar untuk kompetisi  musim depan yang datang dari agen Ligina Sportindo.

Adalah Eddy Syahputra, agen resmi berlisensi FIFA itu tidak tanggung-tanggung  menawarkan tiga pelatih asing kepada SFC yang sejauh ini tidak diragukan lagi kualitasnya dalam meracik sebuah klub sepakbola profesional.

Nama pertama yang disebutnya adalah eks Pelatih Persiba Balikpapan, Hans-Peter Schaller, yang juga teman akrabnya Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedle. Kemudian eks pelatih Arema Indonesia, Robert Rene Alberts yang kini melatih Serawak FC. Terakhir adalah Pelatih Timnas Myanmar U-19, Gerd Zeise yang baru saja sukses menjuarai Turnament Hassanal Bolkiah Trophy 2014 di Brunei Darussalam.

“Ketiga pelatih ini sudah teruji kualitasnya, CV (Curriculum Vitae alias Daftar Riwayat Hidup) mereka bisa dilihat di google, ” katanya, Selasa (2/9).

Dikatakan, ketiga pelatih ini pun sudah dia tawarkan langsung ke Presiden SFC, Dodi Reza Alex Noerdin. Namun memang belum mendapatkan tanggapan, karena alasannya masih menunggu selesainya kompetisi Indonesia Super League (ISL) berakhir dahulu. “Saya sudah pernah SMS ke Pak Dodi,” ucapnya.

Terlepas terpilih atau tidaknya pelatih-pelatih yang dia tawarkan ini, lanjut Eddy, dia tidak terlalu mempermasalahkan. Meski sebagai agen menjadi hal yang lumrah baginya untuk mempromosikan setiap pelatih dan pemain yang dimilikinya, tapi kali ini dia mengaku cukup perhatian dengan kondisi SFC sekarang. Senang atau tidak senang, nyatanya prestasi SFC memang menurun dalam dua musim terakhir dan untuk memperbaikinya tentu saja harus dimulai dari pelatih. “Ketiga pelatih tadi saya jamin kualitasnya,” ucapnya.

Dari ketiga pelatih yang ditawarkannya kepada SFC, hanya Gerd Zeise saja yang belum pernah mencicipi kerasnya Liga Indonesia.

Kendati demikian bukan berarti, lanjutnya, sang pelatih tidak bisa diandalkan untuk membawa tim-tim di ISL untuk menjadi juara. Sebab, sejak 2006 Gerd ini sudah melatih di Vietnam, negara Asia Tenggara yang tipikal permainan sepakbolanya hampir sama dengan Indonesia. “Gerd sangat tertarik melatih di Indonesia, baik itu klub maupun timnas,” pungkasnya.

TEKS : IQBAL

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster