Night Party, Seks, Hingga Dugem Bareng

 1,902 total views,  2 views today

PALEMBANG –  Lelaki gemulai itu menghentikan sepeda motor di depan sebuah kios kecil. Ia membeli empat susu segar kalengan. Bahunya memanggul tas kulit hitam. Rambutnya cepak memanjang ke atas dipadu celana hot pants memperlihatkan jelas kaki dan paha.

Empat susu kaleng yang dibelinya itu pesanan dari penghuni kamar hotel. Hal itu terekam jelas dari pembicaraannya lewat telepon saat berada di kios di seberang jalan hotel.

“Kamar berapa…? Ooo, iyaaa. Sebentar saya antar ke kamar..,” lelaki berperawakan kecil hitam itu ketika berbicara dengan penghuni kamar.

Di kalangan komunitas night party, lelaki itu dikenal sebagai seorang mucikari alias penyedia wanita bispak (bisa pakai).

“Sama dia bisa pesan sesuai selera. Mau yang ABG juga ada, yang tua juga ada,” katanya yang enggan dituliskan namanya.

Ketika dia muncul, jarum jam menunjukkan pukul 03.30 WIB  dini hari, sesaat setelah night party atau ‘pesta malam’ di diskotik hotel itu baru saja usai.

Biasanya, setiap satu transaksi untuk pemakai wanita yang disediakannya, ia mendapat komisi. Boleh dikata ia memiliki beberapa ‘anak’ binaannya mengikuti selera pelanggan. Dia berkata, pria itu sudah dikenal luas di kalangan pria-pria kelas elite dan anak baru gede alias ABG bispak. Lewat jaringannya pelanggan dengan mudah mendapat cewek bispak sesuai selera.

Malam itu, night party di salah satu hotel di kota ini diikuti belasan orang. Selain gelagat pria mucikari ini yang terlihat sibuk keluar masuk hotel, nampak puluhan cewek dan cowok ABG keluar dari ruang diskotik hotel itu. Mereka berbaur bersama pria dan wanita dewasa.

“Kalau sudah keluar, tandanya acara night party-nya selesai,” ujarnya.

Anak-anak ABG ini berusia antara 16-24 tahun. Hampir rata-rata raut wajah mereka kelihatan lelah, mata picing, dan rambut basah bekas basuhan air.

Modus para wanita bispak ini menggaet pelanggan terbilang sederhana. Mereka cukup menunggu pelangggannya di tempat itu. Bila transaksi deal, kemudian tinggal memilih tempat yang aman untuk berkencan.

Menyoal adanya transaksi sex bebas itu, Kepala Kementerian Agama Lahat H Winhartan sangat mengencam keras jika ada even kegiatan yang berbau khamar dan mengundang terjadinya sex bebas.

“Kita tahu saat ini moral remaja saat ini sedang menurun. Kita sangat mengencam yang jelas-jelas berbau khamar,” kata Winhartan.

TEKS:JUMRA ZEFRI

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster