Gempa 4,8 SR Guncang Pagaralam

 268 total views,  2 views today

Seond--Foto-;-bagus-KS

Foto : Bagus Kurniawan/KS

PAGARALAM –  Gempa berkekuatan 4,8 SR yang menimpa Kota Pagaralam Selasa dini hari kemarin sempat membuat sejumlah warga di Pagaralam panik dan ketakutan. Namun berdasarkan informasi tidak ada kerusakan ataupun korban jiwa dari kejadian tersebut. Meski demikian masyarakat khawatir akan ada gempa susulan ataupun bencana alam lainnya seperti Gunung meletus ataupun longsor.

Miko (41) Warga Tebat Giri Indah Kecamatan Pagaralam Selatan  mengatakan, dirinya sempat panik lantaran sejumlah warga yang mendirikan bangunan  di desa tersebut mayoritas merupakan rumah panggung.

“Kami merasa takut adanya goncangan tersebut. Apalagi kejadianya malam hari dan mayoritas bangunan yang ada merupakan rumah panggug,” sebutnya.

Terpisah, Staf Penjaga Pos Gunung Api Dempo Hendra membenarkan gempa yang terjadi adalah gempa lokal tektonik dari 12 KM kedalaman barat laut Pagaralam dan berkekuataan 4,8 SR. Hal itu disebabkan pengaruh dari lempengan dan dipicu gempa-gempa lokal tektonik  kecil yang memicu Gunung Api Dempo (GAD) mengeluarkan hembusan.

Sementara disinggung akan terjadi gempa susulan Hendra menegaskan, kemugkinan bisa terjadi karena sesudahnya pun tepat pukul 02.59 pun terjadi gempa susulan berskala kecil.

“Meski begitu, besar kemungkinan tidak akan terjadi gempa susulan yang berukuran besar,” singkatnya.

Aktivitas Dempo Dipastikan Aman
Pasca gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kota Pagaralam, dini hari kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel menjamin jika aktivitas Gunung Dempo masih normal. Kondisi ini sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat yang panik akan aktivitas susulan gunung setinggi 5139 Meter Dari Permukaan Laut (mdpl).

Kepala BPBD Sumsel, Yulizar Dinoto, mengakui telah mendapatkan laporan mengenai gempa yang berpusat di darat 12 Kilometer Barat Laut Pagaralam itu. Kendati demikian, pasca kejadian, pihaknya memastikan jika tidak terjadi kerusakan apa-apa.

“Sudah tenang (gempanya) sekarang. Masyarakat juga tidak perlu khawatir. Laporannya sempat terjadi 10 detik,” ujarnya disela-sela pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) di Asrama Haji kemarin.
Menurutnya, aktivitas gempa tersebut bukan berasal dari gunung dempo (vulkanik) melainkan dari dasar laut (tektonik). Bahkan, jalur gempa tersebut tidak bersinggungan dengan jalur Gunung Dempo.”Sekali lagi, gunung yang memiliki type A aktif tersebut normal,” imbuhnya.

Meski demikian, Yulizar tetap memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati, mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau. “Khusus bagi daerah yang berpotensi gempa, wajib waspada,” ujarnya.

Terpisah, Kepala BPBD Kota Pagaralam, Irawadi mengakui jika, pihaknya telah mengantisipasi setiap terjadi bencana alam. Termasuk gempa bumi akibat aktivitas Gunung Dempo dengan menyiapkan jalur evakuasi.

“Sepanjang 12 kilometer jalur evakuasi sudah kita aspal dan disiapkan untuk masyarakat ke arah Bengkulu,” katanya saat dihubungi via selulernya.

Sedangkan antisipasi lainnya, lanjut dia, pihaknya telah mengusulkan jalur evakuasi lain melalui Pagaralam Dempo Utara sepanjang 15 kilometer.”Kita realisasikan pada 2015 mendatang,” pungkasnya.

TEKS:ANTON/IMAM
EDITOR:ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster