Penggunaan Teknologi Android, XL Dukung Penyandang Disabilitas Netra

 291 total views,  2 views today

Ilustrasi Netra | Ist

Ilustrasi Netra | Ist

PALEMBANG – Setelah sukses mengadakan kegiatan sosial berupa seminar dan praktek penggunaan teknologi Android bagi penyandang disabilitas netra di Bandar Lampung beberapa waktu lalu, XL kembali menggelar kegiatan serupa di kota Palembang, Senin (1/9).

Bertempat di aula komplek panti rehabilitasi penyandang cacat netra & sekolah luar biasa bagian A, Palembang, acara diikuti oleh 100 orang peserta penyandang disabilitas netra dari berbagai macam kalangan, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, karyawan maupun ibu rumah tangga. Hadir sebagai pemateri dan trainer Budi Arpan dan Septo, penyandang disabilitas netra dari komunitas Mata Hati.

GM Sales Operations XL Sumbagsel, Moch Sofyan Rambe mengatakan, kegiatan ini adalah yang kedua digelar di wilayah Sumatera. Selain Bandar Lampung dan Palembang, di awal September ini acara serupa juga akan diselenggarakan di Pekanbaru dan Medan. Penyandang disabilitas netra adalah bagian dari masyarakat dan XL selalu siap membantu semua lapisan masyarakat.

“Jadi kami dengan senang hati akan membantu mereka untuk dapat mengenal kemajuan teknologi, khususnya penggunaan perangkat layar sentuh Android. Sungguh ini merupakan inspirasi yang sangat positif bagi kita semua, bagaimana mereka dengan segala keterbatasan yang mereka miliki tetapi bisa melakukan sesuatu yang sangat luar biasa yang tidak terpikirkan sebelumnya,” pungkasnya.

Perlu diingat bahwa smartphone adalah perangkat yang bisa digunakan oleh semua orang, tanpa terkecuali untuk orang yang memiliki kekurangan fisik seperti penyandang disabilitas netra. Seperti yang diketahui, smartphone saat ini sebagian besar memakai touchscreen/layar sentuh untuk kontrol dan media inputannya.

Aplikasi Google Talk Back dan aplikasi Vocalizer Damayanti (yang diciptakan khusus untuk kaum tuna netra) sangat membantu mereka melakukan hal tersebut. Semua aplikasi yang ada di Android dapat mereka gunakan dengan mudah. Aplikasi-aplikasi tersebut mengkonversikan apa yang mereka sentuh di layar Android menjadi suara.

“Dengan cara itulah mereka bisa menerapkan semua yang ada di dalam OS Android. Mulai dari menelepon, SMS, social media, chatting hingga e-mail pun mereka lakukan dengan sangat mudah seperti orang normal pada umumnya,” tutupnya.
TEKS    : AMINUDDIN

EDITOR   : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster