Jalan Rusak Parah, Warga Desa Paldas Terancam Terisolir

 1,514 total views,  2 views today

Akses masuk ke Desa Paldas yang rusak parah

Akses masuk ke Desa Paldas yang rusak parah | Dok KS

BANYUASIN – Walau sudah 12 tahun berdiri, namun pembangunan di Kabupaten Banyuasin belum merata. Di Bumi Sedulang Setudung ini, masih banyak kondisi infrasktur dasar seperti jalan akses yang memprihatinkan. Salah satunya jalan akses ke Kecamatan Rantau Bayur.

Pantauan Kabar Sumatera, Senin (1/9), kondisi jalan menuju ke kecamatan tersebut rusak parah dan dipenuhi banyak lubang, terutama akses jalan ke Desa Paldas. Kondisi jalan, yang masih berupa tanah merah tersebut sangat sulit dilintasi terutama di musim hujan.

Jalan tersebut, jika tidak juga diperbaiki bisa dipastikan bakal semakin rusak bahkan bisa membuat warga Desa Paldas, terancam terisolir.   Shaiman (42), warga Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur yang dibincangi Kabar Sumatera menyebut jalan menuju ke desa mereka sudah rusak parah. Padahal menurutnya, itu adalah satu-satunya akses jalan ke Desa Paldas.

Menurutnya, dibeberapa titik banyak ditemui lubang yang mengangga. Akibatnya warga yang akan melintas, kesulitan terutama saat musim hujan. “Jarak tempuh yang seharusnya dapat dilalui dengan waktu setengah jam, kini bisa lebih satu jam. Itu karena kendaraan harus berjalan perlahan, karena harus menghindari lubang yang dalam serta jalan yang berlumpur,” terangnya.

Ia juga menerangkan, untuk mencapai Desa Paldas terlebih dahulu harus melintasi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Karenanya ia berharap, ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba dan Banyuasin untuk memperbaiki jalan ke Desa Paldas.

“Untuk masuk ke Desa Paldas ini, harus melintasi Desa Purwosari Kecamatan Lais, Kabupaten Muba.  Karenanya, kami berharap Pemkab Banyuasin bekerjasama dengna Pemkab Muba untuk memperbaiki jalan ini,” harapnya.

Senada dikatakan Ali Ibrahim (39), warga yang sama. Ia menyebut, kerusakan jalan menuju Desa Padas memang telah lama terjadi, namun dikarenakan akses masuk menuju ke desa tersebut harus melintasi dua kabupaten, maka perbaikan pun tidak pernah dilakukan secara serentak.

Akibatnya, beberapa titik jalan selalu saja ada yang rusak.  “Untuk memperbaiki kerusakan jalan menuju ke Desa Paldas ini, sebaiknya melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel). Sebab akses masuk, harus melintasi dua kabupaten,” tukasnya.

 

TEKS          : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster