Dua Bulan Air Bersih tak Mengalir

 1,435 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

BANYUASIN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Betuah, Kabupaten Banyuasin mengeluhkan layanan perusahaan air bersih milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin tersebut.

Pasalnya, sudah dua bulan terakhir air bersih tidak mengalir. Kondisi ini dirasakan oleh masyarakat Talang Ipuh, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin. Akibatnya warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Sudah dua bulan, air dari PDAM Tirta Betuah tidak mengalir. Karenanya untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, warga kekurangan air. Ada warga yang menggunakan pompa air, sehingga bisa mencukupi kebutuhan air bersihnya namun banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Kepala Desa (Kades) Talang Ipuh, Ardina ketika dibincangi kemarin.

Ardina mengaku tidak tahu kenapa air bersih dari PDAM Tirta Betuah, sudah dua bulan tidak mengalir. Sebab sampai saat ini terangnya, tidak ada penjelasan dari manajemen PDAM Tirta Betuah.

Harusnya sebut Ardina, manajemen perusahaan tersebut memberi informasi kepada pelanggannya jika air tidak mengalir.  “Kalau ini, namanya tidak profesional. Masa sudah dua bulan air bersih tidak mengalir, selain itu tidak ada pemberitahuan sama sekali,” ucapnya.

Ardina menambahkan, warga di desanya selama ini tidak pernah menunggak membayar kewajibannya kepada PDAM Tirta Betuah. Setiap bulan bebernya, warga harus membayar Rp 50 ribu kepada PDAM Tirta Betuah untuk tagihan pemakaian air bersih.

Bahkan kalau warga terlambat membayar tagihan tersebut, PDAM memberikan sanksi berupa denda Rp 25 ribu. “Anehnya, saat ini manajemen PDAM Tirta Betuah seakan tidak peduli kalau air bersih tidak mengalir ke desa kami sudah dua bulan. Persoalan ini, bukan hanya terjadi di desa kami tetapi juga di desa tetangga seperti Desa Air Singris Bujang,” ujarnya.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Betuah, Bakri saat dikonfirmasi membenarkan air bersih di Desa Talang Ipuh, sudah dua bulan tidak mengalir. Ia beralasan hal itu disebabkan, adanya kerusakan pada jaringan distribusi air bersih.

“Kerusakannya sedang kami perbaiki, secepatnya ini akan selesai sehingga air bersih bisa kembali mengalir. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, kami berharap masyarakat bersabar dan mengerti dengan kondisi ini,” tukasnya.

 

TEKS            : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster