Disbudpar Sumsel akan Kembangkan 10 Destinasi Wisata

 306 total views,  2 views today

Gunung Dempo Pagaralam | Bagus Park

Gunung Dempo Pagaralam | Bagus Park

PALEMBANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan (Sumsel), berencana mengembangkan 10 destinasi atau tujuan wisata yang ada di Sumsel. Ke -10 destinasi ini sudah diusulkan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk mendapatkan bantuan.

“Selama ini kita hanya miliki dua daerah yang masuk destinasi, yakni Palembang dan Pagaralam. Beberapa waktu lalu, kita sudah usulkan 10 destinasi dan untuk Palembang serta Pagaralam tetap masuk dalam usulan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwsata (Disbudpar) Sumsel, Farhat Syukri, kemarin.

Khusus untuk Palembang kata Farhat, akan dikembangkan lagi potensi Sungai Musi serta Jembatan Ampera, yang membentang menghubungkan Seberang Ilir dan Seberang Ulu. Selain itu, Pulau Kemaro, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) serta Bukit Siguntang, juga diusulkan menjadi tujuan wisatawan di Palembang.

“Jangan sampai nanti lampu-lampu yang sudah cantik menghiasai Jembatan Ampera serta pinggiran Sungai Musi mati, sehingga mengurangi keelokannya. Nah, inilah yang akan kita kembangkan, karena dua tempat ini akan menjadi tujuan wisata orang nantinya. Entah itu untuk foto-foto atau menikmati Sungai Musi,” lanjut Farhat.

Untuk mempercantik penampilan Jembatan Ampera, Disbudpar berencana akan menambahkan grafiti dibawah Jembatan Ampera. Untuk itu, dia berharap semua pihak memberikan saran dan ide kreatif, mengembangkan potensi Jembatan Ampera.

Destinasi lain yang akan dikembangkan, yakni Danau Ranau (OKU Selatan), Megalitikum (Lahat), Batu Betiang (Empat Lawang), Gunung Dempo (Pagaralam), Goa Putri dan Goa Harimau (OKU), Bukit Sulap (Lubuklinggau), Air Terjun Bedegung (Muara Enim), dan Kawasan Ekonomi Kreatif Tanjung Api Api (TAA).

“Bantuan pemerintah pusat tersebut akan disalurkan pada 2015 mendatang untuk dua destinasi yang sebelumnya sudah diajukan. Nah, kalau destinasi yang baru kita usulkan, akan cair pada 2016 mendatang. Besarannya Rp 1 miliar untuk satu tempat,”  jelasnya.

Mekanisme penyaluran bantuan, jelas Farhat, dikirim langsung dari rekening kementerian ke rekening kabupaten/kota yang telah diusulkan mendapat bantuan. Sedangkan, Disbudpar Sumsel hanya memonitor dan mengevaluasi penggunaan bantuan yang diberikan pemerintah pusat. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita bisa meningkatkan potensi wisata dan budaya yang ada di Sumsel,”  tukasnya.

 

TEKS          : IMAM MAHFUZ

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster