Penyerapan Anggaran di SKPD Kota Palembang Baru 60 %

 265 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, M Zulkarnain mengatakan, menyerapan anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, hingga Agustus baru mencapai 60 persen.

“Sebenarnya sebagian besar proyek, sudah mulai berjalan. Hanya saja, ada sebagian yang masih dalam lelang atau tender. Rata-rata setiap SKPD serapan anggarannya, baru 60 persen. Angka itu sudah baik,” kata Zulkarnain, Jumat (29/8).

Zulkarnain menyebut, saat ini pengerjaan proyek dimasing-masing SKPD sedang berjalan, seperti tahun sebelumnya realisasi pengerjaan fisik dan serapan anggaran di tunggu hingga pertengahan desember, atau menjelang tutup tahun.

“Namun, biasanya di desember tersebut tinggal penyelesaian akhir. Untuk pengerjaan fisik proyek yang sudah banyak jalan seperti di Dinas PU BM dan PSDA, Dinas PU CK, Dinas Pendidikan, dan ada lagi yang lainya,” bebernya.

Zulkarnain mengaku, proyek pengerjaan fisik di semua SKPD di lingkungan Pemkot Palembang tahun ini lebih kurang 2.000 paket dengan nilai Rp 600 miliar. Hal itu kata Zulkarnain, selalu mendapatkan perhatian khusus dari wali kota dan wakil wali kota, agar realisasi fisik dan serapan anggaran berjalan sesuai waktu yang ditentukan.

“Sedangkan untuk APBD Perubahan ini, kami belum bisa memastikan karena masih dalam pembahasan. Bisa saja anggarannya ditambah atau dikurangi, termasuk paket proyek mana yang akan ditambah atau dikurangi. Intinya serapan anggaran di APBD induk sudah lebih baik, namun harus terus dimonitor,” ujarnya.

Ditanya terkait keterlambatan lelang yang menyebabkan proyek tidak berjalan, Zulkarnain menyebutkan, hal itu dikarenakan perencanaannya kurang matang. Hal itulah, menyebabkan adanya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun berjalan. “Kami minta agar proyek yang dijalankan dapat dilakukan secara benar. Misalkan saja, tiap proyek harus menyertakan papan nama sebagai bentuk transparan anggaran,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Palembang, Zulfan mengatakan, pada Agustus ini serapan anggaran sudah cukup baik. Karena lelang sudah dijalankan. Tapi pihaknya, tidak mempungkiri terkadang serapan berjalan lamban.

“Kelambanan itu dikarenakan adanya sejumlah pergantian pejabat pembuat komitmen (PPK) ataupun bergntinya bendahara SKPD juga mempengaruhi proses administrasi serapan dana tersebut,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster