Biaya Lampu Jalan Naik Rp 1,3 M

 343 total views,  2 views today

Ilustrasi | Bagus Park

Ilustrasi | Bagus Park

PALEMBANG – Dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) oleh PT PLN, bukan hanya dirasakan masyarakat, hal yang sama juga dirasakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Akibat kenaikan TDL itu, pemkot harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk biaya lampu jalan.

Sebelumnya untuk biaya penerangan di jalan ini, pemkot harus mengeluarkan dana Rp 3, 9 miliar perbulan namun sekarang meningkat Rp 5,2 miliar perbulan.  “Beban lampu jalan naik sangat signifikan. Perbedaan biaya bulanan mencapai Rp 1,3 miliar. Angka yang cukup pantastis,” kata Sekretaris Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemkaman (DPJPP) Palembang, Novrian Fadillah, kemarin.

Novrian mengatakan, beban tersebut sangat berat. Karena sebutnya, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang 2014, untuk biaya lampu jalan hanya Rp 35 miliar. “Dengan kenaikan itu, kami perkirakan anggaran untuk lampu jalan tahun depan sekitar Rp 48 miliar. Jika tidak, dari mana kita harus menutupinya,” ucapnya.

Novrian mengaku, beban listrik yang harus dibayarkan DPJPP Palembang kepada PT PLN, setiap tahun mengalami peningkatan. Karena sebutnya, pihaknya terus melakukan penambahan lampu jalan yang tersebar diseluruh wilayah Palembang.

“Untuk tahun ini saja kami targetkan penambahan 1.000 lampu jalan. Sementara lampu jalan yang ada saat ini, sebanyak 25 ribu unit. Lampu Jalan terus ditambah, otomatis biaya listrik akan semakin membengkak,” ujarnya.

Walaupun begitu terang Novrian, jumlah lampu jalan di metropolis akan terus ditambah karena itu bagian dari fasilitas publik. “Target kami, kawasan pinggiran kota akan dipasang lampu jalan. Saat ini, masih ada beberapa titik di Palembang yang belum memiliki fasilitas lampu jalan,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster