Nelayan Temukan Korban Kapal Tanker yang tenggelam di Selat Bangka

 317 total views,  2 views today

Ilustrasi Kapal Tanker | Ist

Ilustrasi Kapal Tanker | Ist

KAYUAGUNG – Dua dari 3 korban kapal Tanker ‘Java Bonitous’ pengangkut minyak mentah yang meledak di perairan Pulau Maspari Selat Bangka, akhirnya ditemukan oleh warga mengapung di perairan Sungai Batang Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kemarin siang.

Dugaan kuat kedua jenazah yang telah membusuk adalah korban kapal tanker pengangkut minyak mentah jenis Kondensor yang meledak pada Jumat (15/8) malam lalu karena pada kepala korban masih terpasang lampu senter, yang memang sering digunakan untuk berlayar di malam hari.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat melalui Kasat Polair, AKP Hery Lawata SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan dua jenazah di wilayah Perairan Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan OKI.

“Kedua korban ini ditemukan oleh nelayan, Minggu (24/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Namun itu bukan korban speedboat yang tenggelam beberapa waktu lalu, melainkan korban kapal Tanker pengangkut minyak mentah yang meledak di Perairan Bangka, Jumat (15/8) lalu,” ujar Hery Lawata, Senin (25/8).

Ucapnya, kedua korban rencananya akan di makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Sungai Lumpur, Kecamatan Cengal OKI.

“Informasi yang kami terima dari Satpol Air Polres Bangka, korban tanker tersebut 3 orang. Nah, kemarin baru ditemukan 2 orang, tinggal 1 yang masih dicari. Namun, ini bukan ranah kita, melainkan hanya koordinasi dengan Polair Bangka, karena lokasi kejadian disana,” bebernya.

Mengenai korban Speedboat Andeswara sendiri, kata dia, pihaknya masih terus melakukan pencarian bekerjasam dengan nelayan-nelayan di wilayah tersebut.

“Sampai sekarang baru 10 orang yang ditemukan, 3 korban lainnya masih dalam pencarian. Kami berharap kepada keluarga korban speedboat ini dapat bersabar dan menganggap musibah ini adalah cobaan dari Allah SWT,” tandasnya.

Terpisah, Kades Sungai Lumpur Kecamatan Cengal, Indra Gunawan membenarkan jika kedua korban kapal tanker yang ditemukan di Perairan Sungai Batang Air Sugihan, telah dimakamkan di TPU Desa Sungai Lumpur.

“Kedua korban ini ditemukan oleh warga dan nelayan asal Sungai Lumpur, makanya kita dengan sukarela melakukan pemakaman terhadap kedua korban. Warga juga sempat mengira bahwa kedua korban merupakan korban speedboat, namun setelah berkoordinasi dengan polisi ternyata korban kapal tanker yang meledak di Pulau Bangka beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Kades juga berharap kepada keluarga kedua korban agar dapat mendatangi Desa Sungai Lumpur, sehingga dapat melihat tempat dimana keduanya dikebumikan .

“Kita juga belum tahu siapa kedua korban ini, namun kami berharap kepada pihak keluarganya nanti bisa mendatangi Sungai Lumpur, nanti akan kita tunjukkan lokasi makamnya,” tukasnya.

 

TEKS  : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster