Awas, Jalinsum Sarang Curanmor

 288 total views,  2 views today

Kondisi Jalinsum Lahat-Pagaralam saat ini sangat rawan kriminal.

Kondisi Jalinsum Lahat-Pagaralam saat ini sangat rawan kriminal.

LAHAT – Kondisi jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lahat-Pagaralam saat malam hari mengundang para curanmor untuk beroperasi. Khusus di Desa Jati rawan akan aksi pencurian sepeda motor dengan modus meminta tolong.

Pantauan di lapangan, jalan ini banyak sekali tikungan tajam dan bergelumbang akibat banyaknya pengguna jalan terutama truk pada siang hari sehingga mempermudah para curanmor untuk memakan para korbannya.

Andre (39), warga Pulau Pinang yang juga berprofesi sebagai penjual sayur-mayur mengatakan, pernah saat dirinya mengendarai motor atau dua hari usai lebaran Idul Fitri lalu, dua orang pemuda saat mendorong motor kemudian meminta tolong dengan mengawaikan tangannya, namun ia tak menghiraukan panggilan dua orang pemuda tersebut.

“Aku malam itu di kawai oleh duo wong, tepatnya di pangkalan batu Desa Jati, memang jalannya jelek, banyak orang dengan modus meminta tolong, tapi aku idak ngiraukenyo kareno aku lah tau mereka lah nak nodong aku,” katanya.

Dikisahkannya, dua bulan yang lalu sudah ada korban jiwa yang melayang, karena aksi curanmor di Jalinsum Lahat-Pagaralam ini. Karena itu dirinya saat melintas tidak menghiraukan orang yang meminta tolong apa lagi di tengah malam kalau bukan ingin menodong.

“Kalu ado wong lah ngawai kelihatan dari jauh, buanglah motor ke siring dan kalo ado pisau kecik langsunglah cucuk ban nyo supayo dak katek anginnyo, udem tu lari langsung lapor kekantor polisi, kalu memang lah tepakso tumbur bae kalo ado wong yang ngadang,” pesannya.

Dicky pengguna jalan ini kepada Kabar Sumatera menceritakan, dirinya hampir tiap malam melintasi jalan ini, namun keraguan tetap menghantuinya. Apalagi sudah terdengar sudah ada curanbmor terjadi di jalan itu.

“Sebelumnyo aku idak tahu kalo lah ado kejadian, nah kalo lah tahu sekarang aku lah nak hati-hati, dan ado persiapan saat perjalanan, kareno aku sangat takut kalo ado yang nodong,” ungkapnya.

 

TEKS  : JUMRA ZEFRI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster