Bentuk Timsus, Pemda dan Polres Antisipasi Paham ISIS

Bupati Ogan Ilir, H Mawardi Yahya

Bupati Ogan Ilir, H Mawardi Yahya

INDERALAYA – Bupati Ogan Ilir (OI), H. Mawardi Yahya menegaskan, pihaknya beserta Polres serta unsur terkait terus melakukan pemantauan dan mencegah merebaknya paham ideologi Negara Islam Irak Suriah (ISIS), masuk ke  OI.

Bahkan, rencananya akan membentuk Tim Khusus (Timsus), yang bertugas untuk melakukan sosialisasi dan deteksi dini terkait penyebaran paham ISIS yang berbau radikal.

Hal tersebut ditegaskannya usai memimpin rapat koordinasi, bersama Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat, Perwira Penghubung (Pabung), Mayor Sutomo dengan  beberapa pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes), tokoh agama, tokoh masyarakat, SKPD, Camat, terkait mencegah paham ideologi Negara Islam Irak Suriah (ISIS), di diruang rapat Bupati di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT), Desa Tanjung Senai, Kamis (21/8), kemarin.

“Ya, ini kita kumpulkan tokoh agama, masyarakat dan para pimpinan Ponpes untuk membahas serta mengantisipasi masuknya paham ISIS yang dinilai tidak sesuai dengan ideologi Pancasila,” paparnya.

Bupati menambahkan, sejauh ini, paham ideologi ISIS belum terlihat di Kabupaten OI. Namun demikian, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan serta terus melakukan sosialisasi.

“Ya, sejauh ini kita lihat paham ISIS belum terlihat. Namun, kita terus memantau dan memperketat pengawasan agar masyarakat OI tidak ikut dengan paham radikal (ISIS), tersebut. Seluruh jajaran, baik camat, kades kita perintahkan untuk melakukan pemetaan dan melakukan pencegahan,” ujarnya.

Selain itu, sambung Bupati, pihaknya akan membentuk Tim Khusus (Timsus), yang bertugas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terhasut dengan paham ISIS yang dinilai radikal dan sarat mengandung unsur kekerasan.

“Kita terus berupaya melakukan pencegahan dengan membut timsus yang terdiri dari berbagai pihak baik ulama, tokoh masyarakat, pemda dan pihak kepolisian. Mudah-mudahan secepatnya terbentuk,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat menambahkan, saat pihaknya juga belum mencium adanya gerakan tersebut. Namun, pihak kepolisian terus melakukan antisipasi dini dengan melakukan dialog dengan masyarakat tentang paham ISIS yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.

“Kita melakukan pencegahan sedini mungkin, memberdayakan Babinkamtibmas, kades untuk melakukan sosialisasi agar tidak ikut dalam paham ISIS,” ungkapnya.

Lanjut Kapolres, pihaknya lalu membuat regulasi yang isinya tentang tindakan prefentif dan rehentif  agar paham tersebut tidak berkembang dimasyarakat.

“Cara perekrutan paham ISIS yakni cenderung kepada orang-orang yang pemahaman agama dan tingkat pendidikan rendah, agar mereka ikut kegiatan tersebut,”ucapnya.

Pabung, Mayor Sutomo, menambahkan, dari tingkap pusat, pihaknya sepakat bahwa paham ideologi ISIS sangat bertentangan dengan ideologi Pancasila yang selama ini dianut.

“Dari tingkat pusat kita sepakat ISIS adalah paham ideologi yang salah. Untuk di OI dan OKI, kita lakukan kontrol kepada siapa saja yang masuk. Ini untuk melakukan pencegahan,” singkatnya.

 

Teks  : Junaedi Abdillah

EDITOR   : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com